All posts by admin 3

Cara Mengatasi Ngorok Pada Ayam

Ayambroiler.com – memelihara ayam dengan cara yang insentif memang menjadi salah satu cara yang sudah terbukti bisa menjadikan bisnis yang menjanjikan. Kini telah ada banyak pelaku bisnis peternakan ayam yang bahkan sudah tersebar hampir di seluruh indonesia. Adapun bisnis beternak ayam ini memang menjadi salah satu bisnis yang tidak ada habisnya. Kita tahu ada banyak pelaku yang telah terjun di dunia bisnis peternakan ayam ini. Akan tetapi kita tahu bahwa permintaan pasar akan daging ayam ini juga terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang ada di indonesia ini. Apalagi di hari-hari tertentu permintaan akan daging ayam ini akan meningkat dan memaksa para peternak untuk memasok hasil ternak ayam sesuai dengan jumlah yang diinginkan pasar.

Banyaknya permintaan pasar tentu menjadi hal yang positif bagi para peternak ayam. Banyaknya permintaan ayam merupakan salah satu indikasi yang baik akan banyaknya keuntungan yang akan didapatkan oleh peternak itu sendiri. Semakin banyak permintan pasar yang bisa dipenuhi, maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis peternakan ayam ini. Akan tetapi untuk dapat menghasilkan hasil ternak dalam jumlah yang banyak tersebut tidaklah dapat dilakukan dengan mudah. Ada banyak hal yang harus dilakukan oleh peternak agar bisa menghasilkan hasil ternak yang banyak sekaligus memiliki kualitas hasil ternak yang memuaskan.

Memang kualitas hasil ternak ayam sangat mempengaruhi kepuasan pasar terhadap peternak ayam itu sendiri. Hasil ternak yang banyak saja tidak cukup akan tetapi kualitas hasil ternak tersebut juga harus sesuai dengan yang diinginkan konsumen. Adapun menjaga kualitas hasil ternak ayam agar tetap sesuai dengan yang diinginkan pelanggan ini lah yang tidak mudah untuk dilakukan. Ada berbagai hambatan seperti hama dan penyakit yang mungkin saja datang secara tiba-tiba dan membuat ayam menjadi tidak produktif bahkan ada kemungkinan terjadi kematian ayam apabila penyakit yang menyerang adalah penyakit yang parah. Salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian tersebut adalah ngorok. Lalu, bagaimana cara mengatasi penyakit ngorok pada ayam tersebut?

Untuk mengatasi penyakit ngorok tersebut sebenarnya tidaklah sulit untuk dilakukan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah bagi peternak untuk memahami dasar ilmiah tentang penyakit ngorok ini agar peternak tidak panik sehingga dalam melakukan tindakan pengobatan bisa lebih akurat dan tepat. Adapun penyakit ngorok ini merupakan penyakit saluran pernafasan yang terjadi pada ayam yang dipelihara. Oleh karena itu, pengobatan yang dilakukan harus tepat sasaran terhadap saluran pernapasan ayam tersebut. Secara singkat dapat dijelaskan bahwa penyakit ngorok ini merupakan penyakit yang juga disebut penyakit pilek pada ayam, yang ditandai dengan ayam yang bersuara seperti orang yang sedang ngorok diseertai ayam kesulitan bernapas. Kalau dibiarkan, penyakit ini bisa mengakibatkan ayam tidak produktif, terjadi penurunan berat badan dan kalau sudah parah bisa berakibat kematian.

Salah satu cara untuk mengobati penyakit ngorok ini adalah dengan memberikan obat yang sesuai yaitu maxx. Maxx merupakan obat yang bisa digunakan untuk mengobati ayam dari penyakit ngorok ini secara efektif. Kita sudah tahu bahwa sumber penyakit ngorok ini adalah pada bagian saluran pernapasan pada ayam. Ayam menjadi kesulitan bernapas dikarenakan saluran pernapasan yang terhambat oleh lendir akibat penyakit ngorok ini. Adapun maxx ini bisa langsung mengobati ayam karena langsung bekerja pada saluran pernapasan ayam yang terserang penyakit ngorok ini. Nah, bagi anda yang mau order maxx ini, anda bisa order dengan cara klik disini.

Fungsi Vitamax Pada Pertumbuhan Ayam

Ayambroiler.com – ayam merupakan salah satu unggas yang dapat diternakkan dan dapat dikembangkan menjadi sebuah industri peternakan ayam. Industri peternakan ayam yang satu ini telah menjadi salah satu industri yang banyak menarik investor dikarenakan keuntungan yang menggiurkan yang ditawarkan. Bagaimana tidak, saat ini telah banyak permintaan ayam yang meningkat di pasar apalagi pada hari-hari tertentu. Untuk memenuhi banyaknya permintaan pasar tersebut tentu tidak bisa dilakukan apabila hanya mengandalkan peternakan kecil-kecilan dan tidak stabil. Oleh karena itu, siapa yang bisa melihat peluang untuk berbisnis peternakan ayam ini maka ia akan mendapatkan hasilnya juga.

Sebenarnya saat ini sudah banyak yang membuktikan bahwa beternak ayam bisa menjadi salah satu lahan untuk menghasilkan pundi-pundi jutaan bahkan milyaran. Sudah ada banyak peternak terdahulu yang telah berhasil melihat peluang yang ada pada peternakan ayam ini. Bahkan bagi mereka yang saat ini sudah bekerja juga memiliki impian untuk suatu saat nanti bisa memiliki satu peternakan ayam yang digunakan untuk masa pendiun. Hal ini cukup menunjukkan bahwa bisnis peternakan ayam merupakan salah satu bidang bisnis yang tidak boleh diremehkan. Namun, dibalik bisnis yang menggiurkan ini tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh peternak jika ingin meraih sukses yang diinginkannya. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh peternak tersebut adalah bagaimana cara untuk mempertahankan pertumbuhan ayam supaya bisa stabil.

Salah satu cara untuk mempertahankan pertumbuhan ayam tersebut adalah dengan memberikan vitamax pada ayam yang sedang diternakkan. Adapun vitamax ini memiliki banyak fungsi yang bisa didapatkan ayam agar pertumbuhan ayam menjadi stabil. Fungsi vitamax yang pertama adalah sebagai zat yang bisa mengurangi bau pada kotoran ayam. Kita tahu bahwa beternak ayam selalu dihadapkan dengan kotoran ayam yang kerap kali mengganggu lingkungan maupun ayam itu sendiri. Dengan menggunakan vitamax ini maka ayam akan tumbuh dengan lebih lancar dan tidak mengeluarkan kotoran yang terlalu bau bagi lingkungan dan bagi ayam itu sendiri.

Kemudian vitamax juga berfungsi sebagai vitamin yang mendukung pertumbuhan ayam sehingga ayam yang anda ternakkan lebih tahan terhadap stress karena lingkungan disekitarnya. Ayam merupakan bagian dari jenis unggas yang habitat aslinya adalah di lingkungan alam liar. Dengan diternakkan di tempat yang tertutup, tentu saja wajar apabila ayam bisa mengalami stress karena tidak biasa dengan lingkungan barunya. Namun, apabila dibiarkan terlalu lama maka stress yang dialami ayam tersebut bisa berdampak kurang baik untuk kemajuan bisnis peternakan ayam itu sendiri. Hal ini dikarenakan ayam yang tidak tahan dan mengalami stress biasanya akan menunjukkan gejala ayam yang tidak produktif dan bisa menghambat peternakan ayam dan dikhawatirkan bisa menularkan penyakit terhadap ayam yang lainnya.

Dan fungsi vitamax yang ketiga adalah sebagai vitamin atau vitamin yang bisa membantu untuk menurunkan FCR. FCR merupakan salah satu kunci bagi peternak agar bisa menghasilkan usaha peternakan ayam yang menguntungkan. Dengan FCR yang turun, maka dapat disimpulkan bahwa konversi pakan yang berhasil menjadi daging bisa meraih angka yang tinggi. Hal ini tentu didukung dengan pemberian vitamax pada ayam tersebut yang bisa membantu terjadinya proses pencernaan yang lancar dan optimal pada ayam yang diternakkan. Dengan memberikan vitamax pada ayam ini maka dapat membantu peternak itu sendiri untuk mendapatkan hasil ternak ayam yang maksimal. Nah, bagi anda yang mau order vitamax untuk diberikan pada ayam yang diternakkan, anda bisa order dengan cara klik disini.

Waspada Terhadap Tungau Kaki Bersisik Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayambroiler.com – ayam adalah salah satu jenis unggas yang paling banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Sebenarnya ada banyak jenis unggas lain yang mungkin lebih disukai semisal burung hias atau semisalnya. Namun, secara umum ayam lebih banyak disukai baik oleh kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini tidak luput karena masakan yang dapat diolah dari hasil ternak ayam ini lebih populer dan lebih mudah untuk didapatkan. Rasa khas yang ada pada masakan jenis unggas ayam ini juga menjadi daya tarik yang tidak bisa dipungkiri. Sehingga, tidak heran kalau unggas ayam kini sudah banyak dimanfaatkan untuk berbisnis melalui industri peternakan ayam.

Peternakan ayam memang sudah banyak dikembangkan menjadi salah satu industri yang menjanjikan melalui usaha peternakan ayam. Bisnis ini juga sangat menarik para investor yang ingin memiliki masa depan yang cerah. Pasalnya permintaan pasar akan hasil ternak ayam sudah tidak bisa dipungkiri lagi memiliki jumlah yang cukup banyak. Pertumbuhan penduduk indonesia yang terus meningkat tentu juga menjadi salah satu faktor yang bida menambah permintaan akan hasil ternak ayam tersebut. Apalagi kebutuhan akan hasil ternak ayam ini bisa meningkat di hari-hari tertentu. Namun, dibalik manisnya peluang bisnis ayam ini tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh peternak yang ingin bisa sukses menggeluti industri peternakan ayam ini.

Seperti yang disebutkan diatas bahwa ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan apabila anda ingin sukses berbisnis peternakan ayam ini. Salah satu hal yang perlu diperhatikan tersebut adalah bagaimana peternak dalam merawat unggas ayam yang dipelihara terutama terhadap serangan hama yang bisa datang secara tiba-tiba. Adapun ayam ini termasuk salah satu jenis unggas yang tentu saja sangat rentan terhadap penyakit apabila telah terjangkiti hama tertentu. Salah satu jenis hama yang bisa menyerang ayam adalah eksoparasit berupa tungau kaki bersisik. Gejala yang diakibatkan oleh hama yang satu ini sesuai dengan namanya yaitu bisa mengakibatkan kaki ayam berubah menjadi seperti bersisik.

Sebenarnya penyakit yang diakibatkan oleh tungau kaki bersisik ini bisa diminimalisir agar tidak menjadi parah. Namun hal itu tentu membutuhkan ketelitian dari peternak itu sendiri. Tungau kaki bersisik ini juga disebut dengan sebutan scaly-leg mites, yang tergolong dalam spesies knemidocoptes mutans. Eksoparasit tersebut tidak hanya bisa ditemukan pada ayam saja akan tetapi juga pada berbagai jenis unggas lain seperti berbagai jenis burung. Pengendalian terhadap tungau kaki bersisik menjadi penting karena apabila infeksi yang terjadi pada ayam sudah parah, maka bisa menimbulkan beberapa gejala yang lebih parah pula. Adapun beberapa gejala tersebut diantaranya adalah indikasi jari ayam yang mulai terlepas, ayam menjadi tidak nafsu makan, berat badan menurun, serta kematian pada unggas.

Peran peternak untuk mewaspadai tungau kaki bersisik ini sangat diperlukan apabila tidak ingin usaha peternakan yang ia jalankan mengalami kerugian. Adapun cara penanggulangan yang dapat dilakukan terhadap ayam yang sudah terkena serangan tungau tersebut adalah dengan cara mencelupkan kaki ayam ke campuran insektisida yang sesuai. Namun, langkah pencegahan tentu saja lebih baik untuk dilakukan daripada harus mengobati karena biasanya langkah pengobatan lebih membutuhkan anggaran yang lebih banyak dari pada langkah pencegahan. Oleh karena itu, untuk langkah pencegahan ini bisa dilakukan dengan melakukan langkah sanitasi atau desinfeksi yang ketat salah satunya dengan memberikan desinfeksi menggunakan desinmaxx. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx, anda bisa order dengan cara klik disini.

Pengendalian Tungau Unggas Utara Pada Peternakan Ayam

Ayambroiler.com – indonesia merupakan negara yang kaya, baik kaya akan sumber daya alam maupun akan sumber daya manusianya. Asalkan diolah dengan baik dan benar, maka sumber daya yang ada di negara kita tersebut bisa sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa menikmati segala sumber daya alam yang tersedia. Termasuk untuk mendapatkan sumber protein dari berbagai jenis hewan semisal ayam, kini orang indonesia sudah bisa menikmatinya dengan baik. Kita tahu bahwa kini statistik menunjukkan permintaan masyarakat atas hasil ternak ayam yang merupakan salah satu penghasil protein yang mudah didapatkan, statistik tersebut menunjukkan peningkatan pada hari-hari tertentu terutama pada hari-hari besar. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat telah sadar bahwa penting untuk memberikan nutrisi terbaik bagi keluarga agar kesehatan keluarga pun terjaga.

Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan hasil ternak ayam ini, maka diharapkan peternak ayam bisa menjadi tumpuan bagi masyarakat agar bisa memasok hasil ternak ayam sesuai dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pasar, tetapi juga tidak lupa untuk memperhatikan kualitas hasil ternak yang dihasilkan. Untuk bisa menghasilkan hasil ternak dalam jumlah yang banyak mungkin sudah bisa dilakukan, namun untuk menjaga kualitas hasil ternak tersebut terkadang membutuhkan usaha yang lebih keras dari peternak itu sendiri. Pasalnya, ada saja hama yang bisa menyerang ayam yang diternakkan meskipun telah dipelihara secara intensif. Salah satu jenis hama yang bisa menyerang ayam adalah tungau unggas utara.

Bagi peternak pemula yang belum familiar dengan tungau yang satu ini bisa salah mengidentifikasi tungau unggas utara ini dengan tungau ayam, padahal keduanya tentu saja jenis spesies yang berbeda. Penting bagi peternak untuk memeriksa ayam yang mereka pelihara apakah terbebas dari tungau unggas utara. Tungau unggas utara juga disebut dengan sebutan northen fowl mite. Berbeda dari tungau ayam, tungau unggas utara tidak hanya ditemukan pada ayam di malam hari, melain bisa ditemukan baik di malam hari mauun siang hari. Ketika tungau unggas utara diperiksa pada ayam yang sudah berifestasi berat, maka akan terlihat tungau tersebut akan langsung merayap menuju tangan si pemeriksa. Pada ayam, ditemukan bulu di sekitar kloaka yang berwarna hitam, kemudian pada kulit ayam tersebut juga akan langsung mengelupas dan pecah.

Sebenarnya tungau unggas utara ini juga bisa menyerang jenis unggas lain seperti kalkun, burung kuau, burung gereja, tikus dan berbagai jenis burung liar. Sehingga penting untuk menjaga lingkungan kandang dari berbagai jenis unggas lain yang mungkin bisa membawa tungau tersebut. Adapun cara penyebaran tungu unggas utara ini bisa terjadi melalui beberapa perantara seperti sarana peternakan yang ada di lingkungan kandang.

Sedangkan untuk langkah pengendalian northen fowl mite ini bisa dilakukan dengan salah satu caranya adalah dengan cara pemberian insektisida. Salah satu cara pemberian pestisida tersebut yang paling mudah adalah dengan melalui spray yang bisa langsung diberikan pada ayam yang langsung bisa diarahkan pada bagian di sekitar kloaka. Adapun pada sarana peralatan kandang yang telah terinfeksi oleh tungau unggas utara tersebut juga bisa diberikan pestisida tersebut agar ayam yang sudah sehat tidak terserang lagi oleh tungau unggas utara yang berbahaya ini. Untuk menambah kekebalan ayam terhadap lingkungan yang bisa menyebabkan serangan penyakit tersebut, maka anda bisa memberikan ayam dengan imunomax. Imunomax tersebut memiliki fungsi bagi unggas agar daya tahannya meningkat. Nah, bagi anda yang mau order imunomax, anda bisa order dengan cara klik disini.

Mencegah Hama Pinjal Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayambroiler.com – usaha peternakan ayam adalah salah satu usaha yang dapat dilakukan oleh siapa saja yang mau belajar. Bahkan disebut-sebut usaha ternak ini merupakan salah satu usaha yang bisa mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, usaha peternakan ayam ini banyak diminati oleh para generasi muda yang ingin terjun di dunia peternakan maupun dunia bisnis. Kita tahu bahwa kini bisnis tidak harus silakukan di kantor dengan pakaian berdasi. Namun, dari peternakan ayam saja, kalau bisa mengelolanya dengan baik maka bukan tidak mungkin orang akan memiliki bisnis yang bernilai jutaan dari peternakan ayam tersebut. Hal ini sudah banyak dibuktikan mengingat banyak juga pengusaha ayam yang bisa sukses dengan memiliki omset jutaan, puluhan juta, bahkan milyaran.

Upaya untuk bisa memiliki usaha peternakan ayam yang sukses tentu bisa dicontoh dari para peternak pendahulu yang telah lebih dahulu memetik kesuksesan. Sebagai peternak pemula, tentu saja menjadi keuntungan tersendiri ketika memiliki panutan yang pasti dalam usahanya meraih kesuksesan. Nah, tentu saja prinsip kerja yang disiplin sudah menjadi tips utama yang harus diterapkan dalam menggeluti usaha peternakan ayam ini. Mulai dari mempersiapkan kandang, bibit, hingga perencenaan di awal yang matang, hingga berbagai upaya yang harus dilakukan ketika usaha tersebut telah berjalan. Nah, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan di bidan peternakan ayam adalah dengan menjaga kesehatan ayam agar terhindar dari berbagai hama yang menghambat pertumbuhan ayam.

Hama memang bisa menjadi salah satu pengambat kesuksesan usaha kalau pertumbuhan ayam bisa terpengaruhi oleh hama tersebut. Hal ini dikarenakan pasar harus mendapatkan apa yang mereka inginkan yaitu hasil ternak dengan kualitas yang terbaik. Jika hasil ternak ayam ini kualitasnya menurun akibat serangan hama, tentu pasar akan kecewa dan bisa mempengaruhi harga hasil ternak ayam. Salah satu jenis hama yang perlu diwaspadai bisa mempengaruhi usaha ternak ayam tersebut adalah hama dari jenis pinjal. Pinjal adalah salah satu hama yang bersifat parasitik, yang tergolong ordo siphonaptera dan dikhawatirkan membawa penyakit karena kebiasaannya menghisap darah berbagai jenis hospes.

Ciri-ciri hama pinjal ini adalah tubuhnya yang berbentuk piih pada kedua sisi lateral, memiliki kaki yang berukuran besar pada ruas pertama. Karena kekuatan kakinya tersebut, pinjal memiliki kemampuan yang baik untuk melompat. Sebenarnya populasi pinjal lebih banyak ditemukan di daerah yang beriklim panas atau sedang, tetapi penyebaran hama yang satu ini telah tersebat di berbagai negara di dunia. Jenis hama pinjal ini pun juga beragam yaitu, pinjal ayam eropa, pinjal melekat erat, dan pinjal ayam barat. Masing-masing jenis pinjal diatas semuanya berpotensi menyerang ayam yang diternakkan, sehingga peternak harus selalu siap dan waspada terhadap ayam yang mereka ternakkan. Hal ini dikarenakan apabila ayam telah terserang hama ini, maka berpotensi terjadi penurunan produksi pada ayam, ayam kehilangan banyak darah, sedangkan pada ayam muda bisa mengakibatkan kematian unggas.

Pencegahan terhadap hama yang satu ini perlu dilakukan apabila peternak tidak ingin usahanya berakhir merugi. Dan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membasmi hama pinjal adalah dengan melakukan pemberian insektisida dengan dosis yang disesuaikan. Untuk membasmi hama ini, upaya sanitasi atau desinfeksi yang ketat juga diperlukan agar lingkungan kandang menjadi bersih dan tidak menjadi rumah bagi hama pinjal tersebut. Upaya desinfeksi dapat anda lakukan dengan menggunakan desinmaxx yang juga bisa berfungsi sebagai pestisida. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx, anda bisa order dengan cara klik disini.

Hama Kepinding Dan Cara Pencegahannya Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayambroiler.com – pada hari-hari tertentu, permintaan akan hasil ternak ayam bisa meningkat tajam. Hal ini sudah tidak lagi menjadi hal yang baru di masyarakat mengingat kebutuhan masyarakat akan hasil ternak ayam ini memang mengalami peningkatan pada hari-hari tersebut. Kita sudah tidak lagi kaget ketika melihat adanya pemberitaan tentang penjual yang sukses menjual hasil ternak ayam hingga ludes hanya dalam waktu setengah hari atau bahkan bisa lebih cepat. Hal tersebut tentu menjadi kabat gembira bagi para peternak ayam karena hasil ternak yang mereka hasilkan banyak diminati masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut juga menjadi pemacu semangat bagi mereka karena tantangan untuk bisa memproduksi hasil ternak dalam jumlah yang banyak sudah didepan mata.

Memproduksi ayam dalam jumlah yang banyak menjadi salah satu cara agar produksi ayam bisa lebih banyak dari pada biasanya. Akan tetapi siapa sangka cara tersebut terkadang juga menemui jalan buntu dan bisa mengakibatkan kerugian usaha yang tidak diinginkan. Adapun penyebab kerugian usaha tersebut salah satunya adalah penyakit atau hama. Penyakit memang memiliki peran yang cukup besar yang mengakibatkan kerugian ekonomis apabila peternak tidak jeli dan segera melakukan tindakan yang tepat. Dan penyakit yang menjangkiti ayam biasanya berasal dari berbagai jenis hama salah satunya hama kepinding.

Kepinding termasuk dalam kelompok hama yang berpotensi menyerang peternakan ayam. Terdapat jenis kepinding tertentu yang telah ditemukan di lingkungan peternakan ayam dan memiliki jumlah yang paling banyak. Jenis kepinding tersebut adalah dari golongan spesies cimex lectularius, famili cimicidea dan ordo hemiptera. Dalam bahasa kita, kepinding ini juga sering disebut dengan nama kutu busuk dan dikenal dengan kebiasaannya menghisap darah hewan berdarah panas. Selain bisa menyerang kelompok unggas seperti ayam, kepinding tersebut sebenarnya juga bisa menyerang berbagai jenis mamalia. Adapun contoh kasus yang banyak ditemukan adalah di berbagi negara yang memiliki iklim sedang dan subtropis. Sedangkan untuk kasus yang terjadi di daerah tropik dan subtropik, jenis kepinding yang ditemukan menyerang unggas adalah kepinding dari jenis cimex hemipterus dan cimex boueti.

Satu hal yang menarik dari kepinding ini adalah kebiasaannya untuk menyerang ayam hanya pada malam hari saja, dan jarang ditemukan kasus kepinding menyerang ayam pada siang hari. Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi mereka para peternak agar lebih waspada terhadap hama yang satu ini. Seperti yang dijelaskan diawal, hama kepinding ini menyerang ayam dengan menghisap bagian tubuhnya yaitu berupa darah ayam. Hal ini dilakukan oleh kepinding dewasa yang beroperasi pada malam hari untuk menghisap darah ayam ketika ayam sudah tidur. Adapun kandang unggas yang paling banyak ditemukan hama ini adalah kandang ayam dan burung dara. Pada kandang ayam, hama kepinding tersebut bersembunyi di beberapa bagian kandang seperti dibawah retakan dinding, papan, maupun atap kandang.

Pencegahan terhadap hama kepinding sebaiknya dilakukan dengan optimal oleh peternak. Karena hama yang satu ini bisa mengakibatkan turunnya produksi ayam tetapi nafsu makan ayam justru cenderung meningkat. Hal ini tentu membuat pertumbuhan ayam menjadi tidak optimal. Adapun cara pencegahan terhadap hama kepinding adalah dengan cara penyemprotan pestisida yang tidak berlebihan pada tempat-tempat persembunyian hama kepinding tersebut. Selain itu, juga perlu dilakukan langkah sanitasi dan desinfeksi yang optimal agar kandang terjaga kebersihannya. Dan untuk mengoptimalkan produksi ayam, anda bisa memberi suplemen atau vitamin ayam berupa vitamax. Nah, bagi anda yang mau order vitamax, anda bisa order dengan cara klik disini.

Mengatasi Hama Kumbang Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayambroiler.com – kini beternak ayam memang banyak dilakukan untuk dijadikan usaha atau bisnis oleh mereka yang melihat peluang dibalik usaha peternakan ayam tersebut. Dan sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau keuntungan yang dihasilkan dari usaha ternak ayam ini memang menggiurkan. Banyak yang bisa mencapai omset jutaan, puluhan juta bahkan ada yang sampai milyaran yang hanya dihasilkan dari peternakan ayam tersebut. Tidak heran jika saat ini ada banyak generasi muda yang tertarik untuk terjun di dunia peternakan terutama peternakan ayam. Sebenarnya usaha peternakan dibagi menjadi banyak cabang seperti peternakan kambing, sapi, unggas, dan lain-lain. Namun, dilihat dari pengalaman yang telah lalu, peternakan unggas terutama ayam telah banyak menarik perhatian dengan banyaknya jumlah keuntungan yang dihasilkan dari usaha peternakan ayam tersebut.

Meskipun peternakan ayam ini telah terbukti menghasilkan keuntungan yang banyak, namun tidak bisa dipungkiri bahwa yang namanya unggas adalah salah satu hewan dengan kekebalan tubuh yang tidak stabil apalagi kalau ditempatkan di tempat baru yang dia tidak bisa adaptasi. Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari beternak ayam, peternak harus memiliki strategi yang jitu dalam melawan berbagai hama yang memungkinkan menyerang ayam yang dia pelihara. Kita tahu bahwa ada banyak hama yang berpotensi menyerang peternakan ayam seperti lalat kandang, kumbang dan lain-lain.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu hama yang bisa menerang ayam yaitu hama yang bernama kumbang. Hama yang menyerang ayam biasanya bersifat parasit, begitu pula pada kumbang ini. Kumbang merupakan salah satu hama pada ayam yang bersifat parasit tetapi secara tidak langsung. Namun, sebagian kumbang juga terkadang berparasit pada kulit ayam. Kelompok kumbang ini termasuk dalam ordo coleptera, dan kumbang tersebut bisa menjadi hama yang menyerang ayam apabila dibiarkan terlalu lama di dalam litter yang kemudian dimakan ayam.

Banyak jenis hama yang berpotensi menyebabkan kerugian ekonomis pada peternak, tidak terkecuali hama kumbang ini. Kumbang dinilai sebagai hama yang kalau sudah berhasil menyerang ayam dapat mengakibatkan berbagai penyakit pada ayam yang tidak diinginkan. Hal ini dikarenakan didalam hama kumbang tersebut terdapat beberapa jenis cacing berbahaya yang dapat menyerang ayam yang diternakkan apabila tidak diawasi dengan baik oleh peternak. Adapun beberapa jenis cacing berbahaya yang terdapat pada kumbang tersebut adalah raillietina cesticillus, raillietina magninumida, choanotaenia infundibulum, hymenolepis carioca, hymenolepis diminuta dan hymenolepis cantaniana. Adapun jenis kumbang yang sering dijumpai di peternakan ayam di berbagai negara adalah jenis kumbang gelap. Jenis kumbang ini memang sering ditemukan karena kebiasaanya untuk memakan sisa pakan ayam yang tercecer didalam litter. Adapun jenis kumbang lain yang suka berkeliaran di area kandang ayam adalah kumbang jenis histerid dan staphylinid.

Mengingat banyaknya kerugian ekonomis yang berpotensi diderita dari hama kumbang ini, maka penting bagi peternak untuk mewaspadai kemungkinan tersebut dengan melakukan upaya pencegahan atau pengendalian terhadap hama kumbang tersebut. Adapun metode yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hama yang satu ini adalah dengan mengupayakan pemberian insektisida yang cukup yang juga dilengkapi dengan upaya sanitasi atau desinfeksi kandang yang optimal dan ketat. Terutama upaya untuk menjaga litter dari keberadaan kumbang yang berpotensi dimakan oleh ayam apabila tidak dijaga dengan baik. Pemberian vitamin untuk kekebalan ayam pun bisa dilakukan untuk menambah kekebalan tubuh ayam. Nah, bagi anda yang mau order imunomax untuk kekebalan ayam, anda bisa order dengan cara klik disini.

Mengenal Penyakit Infeksi Oxyspirura Pada Ayam

Ayambroiler.com – bisnis memang memberikan banyak pilihan bagi orang yang melakukannya. Termasuk pada bisnis ayam atau bisnis peternakan ayam. Ada banyak pilihan yang bisa dipilih oleh peternak dalam menjalankan bisnisnya atau usahanya tersebut. Sehingga tidak jarang kita temui pemberitaan baik di media cetak maupun media masa tentang orang-orang yang sukses dalam bisnis beternak ayam ini. Dari berbagai kisah orang sukses tersebut tentu ada beragam jalan yang ditempuh oleh peternak dalam rangka meraih kesuksesan yang mereka dambakan. Bahkan ada juga yang harus memulai dari nol dengan usaha yang keras untuk meraih kesuksesan. Akan tetapi tentu saja itu menjadi inspirasi untuk para peternak muda agar lebih termotivasi dalam menggeluti bidang bisnis peternakan ayam ini.

Dalam bisnis peternakan ayam, memang benar bahwa banyak yang telah mencoba dan telah mendapatkan kesuksesan yang mereka inginkan. Namun, dibalik kesuksesan para peternak pendahulu tersebut tentu saja terdapat perjuangan yang tidak mengenal lelah dari berbagai hal yang berpotensi merugikan bisnis mereka. Adapun salah satu hal yang harus diwaspadai pengusaha peternak ayam ini salah satunya adalah berupa penyakit ayam itu sendiri. Berbagai upaya perlu dilakukan peternak agar ayam yang dipelihara tersebut dapat tetap terjaga kesehatannya, terhindar dari segala penyakit sehingga bisa produktif hingga akhir masa panen.

Salah satu jenis penyakit ayam yang berpotensi menyerang ayam yang diternakkan adalah infeksi oxyspirura. Penyakit atau infeksi tersebut merupakan salah satu jenis penyakit yang perlu diwaspadai mengingat bisa berakibat fatal pada ayam seperti kebutaan apabila tidak ditindaklanjuti secara serius. Sebenarnya penyakit ini tidak hanya dapat menyerang ayam saja, namun juga berpotensi menyerang berbagai jenis unggas lainnya seperti burung merak, burung dara, ayam mutiara, ayam hutan, dan burung puyuh. Pada kasus infeksi yang menyerang ayam yang dipelihara, perlu dilakukan tindakan yang tepat dari peternak itu sendri untuk menyelamatkan ayam yang mereka pelihara sekaligus menyelamatkan bisnis yang mereka jalankan.

Penyebab infeksi oxyspirura ini adalah berupa cacing dari jenis oxyspirura mansoni dan oxyspirura petrowi. Penyakit infeksi oxyspirura ini tidak dapat terjadi secara langsung melainkan melalui hospes perantara yaitu melalui kecoa. Ayam yang memakan kecoa yant telah terinfeksi larva cacing tersebut, maka besar kemungkinan akan tersernag penyakit ini melalui esofagus dan akhirnya menuju pada bagian mata ayam. Pada kebanyakan kasus, cacing tersebut banyak ditemukan dibawah selaput nikitan, kantong konjungtiva serta saluran nasolakrimalis mata. Akibat yang disebabkan penyakit ini pun akan kelihatan yaitu ayam menunjukan gejala radang mata yang berat. Ayam akan menunjukan reaksinya yaitu dengan menggaruk mata yang sakit akibat radang tersebut, dan lama-lama bisa dijumpai material mengeju yang berwarna putih. Oleh sebab itu lah kalau dibiarkan terlalu lama maka bukan tidak mungkin ayam akan mengalami kebutaan.

Dikarenakan parahnya akibat yang disebabkan oleh penyakit oxyspirura ini, maka langkah pencegahan sebaiknya dilakukan dengan semaksimal mungkin agar ayam terhindar dari penyakit yang satu ini. Perlu bagi peternak untuk memberikan lingkungan yang nyaman bagi ayam yang dipelihara agar terhindar dari perantara infeksi ini yaitu kecoa. Adapun salah satu cara untuk membasmi kecoa adalah dengan memutus siklus hidup kecoa itu sendiri. Salah satunya adalah dengan melakukan sanitasi dan desinfeksi yang ketat pada lingkungan kandang dan sekitarnya. Adapun untuk menambah kebalan tubuh ayam, anda bisa menggunakan imunomax. Nah, bagi anda yang mau order imunomax, anda bisa order dengan cara klik disini.

Pengendalian Penyakit Ayam Infeksi Heterakis

Ayambroiler.com – kini peternakan ayam sudah menjadi salah satu bisnis yang bisa diandalkan. Dulunya bisnis dikenal sebagai salah satu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh sebagian orang yang sudah konglomerat saja. Namun, seperti yang terjadi pada bisnis peternakan ayam ini menunjukkan bahwa kini siapapun bisa memulai berbisnis dan memiliki penghasilan yang tidak tergantung pada majikan lagi. Kita tahu bahwa masyarakat sudah mengenal beternak ayam sejak dahulu. Tetapi, beternak ayam yang dijadikan bisnis yang produktif baru dikenal dari beberapa generasi belakangan ini. Walaupun begitu, kini bisnis peternakan ayam mulai dikenal banyak orang dan diharapkan banyak peternak ayam baru sehingga kesejahteraan masyarakat bisa terangkat.

Namun, beternak ayam bukannya semudah membalikkan telapak tangan. Kita tahu bahwa telah ada banyak peternak pendahulu yang telah dulu menikmati kesuksesan dari bisnis beternak ayam ini. Bahkan peternak ayam yang memulai beternak dari nol pun juga terbukti bisa menyusul kesuksesan para peternak ayam terdahulu. Hal ini tentu bisa memotivasi para peternak pemula untuk memulai bisnis mereka. Namun, dibalik kesuksesan para peternak ayam terdahulu, tentu saja ada rahasia kesuksesan yang tekun dan terus diupayakan sehingga mereka bisa sukses dan menginspirasi. Dan salah satu kunci sukses dalam beternak ayam ini adalah ketekunan untuk menjaga ayam dari penyakit sehingga bisa tetap produktif.

Salah satu penyakit ayam yang berpotensi menyerang ayam adalah infeksi heterakis. Selain pada ayam, penyakit ini sebenarnya juga bisa menyerang unggas lain seperti angsa, kalkun, itik, ayam mutiara, burung kuau, dan burung puyuh. Adapun penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis cacing tertentu. Pada kasus yang terjadi pada ayam, kebanyakan penyebab penyakit ini adalah cacing sekum atau heterakis gallinarum. Jenis cacing lain yang juga berpotensi bisa menyebabkan penyakit ini adalah jenis cacing heterakis dispar dan heterakis isolonche. Cacing sekum ini patut diwaspadai oleh para peternak agar tidak menjangkiti ayam yang mereka pelihara. Pasalnya, cacing sekum penyebab penyakit heterakis ini bisa menularkan ke ayam tanpa melalui hospes perantara.

Penyakit ini bisa berdampak buruk pada aspek ekonomis karena penyakit ini bisa memicu penyakit lain yang merugikan bagi peternak yaitu penyakit histomoniasis atau black head pada ayam. Kita tahu penyakit ini salah satu penyakit ayam yang bisa berdampak mortalitas hingga 50%. Nah, infeksi heterakis yang disebabkan oleh cacing heterakis ini juga termasuk penyakit yang menyebabkan gejala klinik yang tidak spesifik. Hal ini disebabkan oleh aktivitas cacing hiterakis yang tersebar secara luas sehingga menimbulkan gejala seperti ayam menjadi lesu, bulu berdiri, nafsu makan ayam menurun dan gangguan pertumbuhan pada ayam.

Karena penyakit ini merupakan penyakit yang berpotensi bisa menyebabkan penyakit lain yang lebih parah dan bisa mengakibatkan kerugian ekonomis, maka penting bagi peternak untuk melakukan pengobatan apabila ayam yang dipelihara terkena penyakit ini. Salash satu obat yang biasa digunakan untuk mengontrol heterakis sp ini adalah levamisole yang diberikan sesuai anjuran obat. Namun, langkah yang lebih disarankan adalah langkah pencegahan penyakit yang dilakukan agar ayam terhindar dari infeksi heterakis ini. Dan cara pencegahan penyakit ini sebenarnya cukup sederhana yaitu dengan mengoptimalkan manajemen kandang. Hal-hal kecil seperti menjaga pakan dan minum ayam supaya tidak tertular dengan telur cacing tidak boleh dilewatkan. Langkah sanitasi dan desinfeksi yang ketat juga harus dilakukan dengan baik. Nah, bagi anda yang mau order desminaxx untuk langkah desinfeksi tersebut, anda bisa order dengan cara klik disini.

Mencegah Terjadinya Infeksi Tetrameres Pada Ayam

Ayambroiler.com – siapa sih yang tidak tergiur dengan hasil beternak ayam? Tidak bisa dipungkiri lagi usaha beternak ayam merupakan salah satu dari sekian banyak bidang bisnis yang masuk dalam kategori menjanjikan. Hal ini sudah terbukti dengan banyaknya peternak terdahulu yang telah menikmati hasil dari apa yang telah mereka upayakan untuk berbisnis beternak ayam. Kesuksesan para peternak ayam tersebut juga bukannya tanpa sebab, kita tahu bahwa hasil ternak ayam merupakan salah satu hasil ternak yang paling dicari di pasaran. Sehingga tidak heran kalau para peternak ini diuntungkan dengan banyaknya permintaan akan hasil ternak ayam terhadap mereka.

Dulu mungkin hanya segelintir saja orang-orang yang bisa memulai beternak ayam ini. Mulai dari terkendala modal hingga terkendala lahan dan kendala lainnya. Namun, kini siapa saja sudah terbuka dan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa beternak ayam dan meraih kesuksesan yang diinginkan. Berkembangnya era informasi juga dibersamai dengan berkembangnya dunia peternakan ayam. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa juga ada banyak jenis penyakit yang mulai ditemukan dan berkembang pada ayam meskipun telah dipelihara secara intensif. Kesuksesan seseorang dalam menjalankan bisnis beternak ayam ini tidak jarang dipengaruhi bagaimana mereka mengatasi berbagai jenis penyakit ayam yang berpotensi menghambat laju usaha. Apalagi terhadap penyakit yang bisa mengakibatkan kematian unggas, tentu peternak harus waspada terhadap jenis penyakit yang satu ini.

Salah satu penyakit yang bisa menyerang ayam adalah infeksi tetrameres. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang juga perlu diwaspadai mengingat potensi untuk bisa menyerang ayam yang diternakkan. Dilihat dari penyebabnya, penyakit infeksi tetrameres ini disebabkan oleh salah satu jenis cacing yang bernama tetrameres americana, tetrameres fissispina, tetrameres crami, dan tetrameres pattersoni. Pada kasus yang berat, ayam ternyata terserang infeksi ini melalui tetrameres americana. Meskipun ayam tersebut telah dikandangkan dengan pemeliharaan yang intensif, namun bukan berarti ayam tersebut aman dari beberapa cacing diatas karena ukuran cacing yang kecil.

Nah, masuknya cacing penyebab infeksi tetrameres ini biasanya melalui hospes perantara. Adapun hospes perantara yang menyebabkan penyakit ini adalah dari jenis belalang, kecoa, cacing tanah dan amfipoda. Tanpa kehadiran hospes perantara tersebut jarang terjadi penyakit ini pada ayam yang diternakan. Sebenarnya ayam yang dibiarkan bekeliaran di alam liar adalah ayam yang lebih berpotensi terkena penyakit ini. Akan tetapi pada ayam yang diternakkan didalam kandang pun tetap berpotensi terserang penyakit ini apalagi kalau sanitasi dan desinfeksi kandang tidak terkendali dengan maksimal.

Ayam yang telah teridentifikasi memiliki penyakit ini, maka akang menunjukkan beberapa gejala seperti emasiasi dan anemik. Selain itu, ayam yang sakit juga akan menunjukkan tetrameres yang terlihat berwarna merah terang di dalam dinding proventikulus. Ayam yang telah terjangkiti penyakit ini menunjukkan dinding proventrikulus yang biasanya menebal yang mengakibatkan lumen akan mengecil. Berbagai gejala tersebut perlu diwaspadai agar bisa mengidentifikasi ketika ada ayam yang sudah terjangkiti penyakit ini. Namun, tentunya penyakit ini tidak diharapkan oleh peternak manapun sehingga penting untuk mengetahui langkah pencegahan penyakit yang bsia dilakukan. Adapun langkah pencegahan yang tepat untuk dilakukan adalah dengan memutus siklus serangga yang menyebabkan masuknya cacing penyebab infeksi tetrameres ini. Oleh karena itu, langkah manajeman kandang yang optimal perlu dilakukan seperti sanitasi dan desinfeksi yang ideal. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx untuk langah desinfeksi ini, anda bisa order dengan cara klik disini.