Category Archives: ayam broiler

Penuhi Kebutuhan Mineral Ayam Broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Mineral sering dipandang sebelah mata oleh kebanyakan peternak, namun untuk memenuhi potensi genetik dari ayam, salah satu yang harus terpenuhi adalah kebutuhan mineral dalam pakan. Kasus defisiensi sendiri selalu ditemukan tiap tahun, sekalipun angkanya masih sangat kecil, yaitu 0,2 % dari total kasus penyakit ayam. Tapi mungkin saja jumlahnya akan terus bertambah, mengingat gejala yang terjadi sulit terlihat secara kasat mata.

Mineral sendiri adalah suatu senyawa anorganik yang menyusun ± 4 % tubuh ayam. Ketersediaannya harus disuplai dari luar, misalnya melalui ransum, karena tubuh ayam tidak dapat memproduksi dengan sendiri. Mineral anorganik banyak diproduksi dan tersebar di pasaran baik yang berbentuk campur (mineral mix), maupun bentuk tunggal (garam karbonat, garam klorida, garam sulfat, dan garam fosfat). Dalam perkembangannya, ada mineral organik, yaitu mineral anorganik yang digabungkan dengan senyawa organik seperti asam amino, asam organik atau polisakarida.

Dalam pakan ayam, kebutuhan mineral tidaklah dominan dan biasanya hanya berkisar 5-8 % dari total pakan. Namun yang perlu diketahui adalah kebutuhan ayam broiler modern jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan ayam zaman dahulu. Perbaikan genetik yang ada saat ini membut aayam pedaging lebih cepat tumbuh, agar target dapar tercapai maka ayam harus melakukan proses metabolisme dengan lebih cepat. Kondisi inilah yang menyebabkan kebutuhan mineral meningkat, karena ia berperan aktif dalam berbagai proses metabolisme tubuh seperti prekursor (bahan pembantu) kerja enzim, hormon, dan ion transport.

Kekurangan mineral dapat menyebabkan defisiensi, kasus defisiensi sendiri sulit didiagnosa dengan pasti karena kasus tersebut tidak menunjukkan gejala klinis maupun perubahan patologi anatomi. Meski demikian ada beberapa contoh kasus defisiensi mineral seperti defisiensi pada kalsium maupun fosfor pada ayam periode starter maupun grower bisa menyebabkan pertumbuhan tulang abnormal, meskipun pakan yang disediakan mengandung vitamin D3 yang cukup. Dapat juga memicu kelumpuhan serta kanibalisme pada ayam.

Dan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menghadapi defisiensi protein, antara lain adalah dengan memastikan kualitas ransum yang sesuai dan konsumsi ransum masuk sesuai dengan standart perusahaan pembibit, memastikan tidak ada gangguan teknis yang terjadi (seperti ayam kekurangan tempat ransum, ransum terlamabat diberikan, atau manajemen ransum yang salah), ayam yang terlihat sakit harus segera dipindah ke kandang khusus. Bila dirasa kualitas ransum kurang baik, maka perlu dilakukan suplementasi ransum untuk meningkatkan kualitas ransum.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Mengenal Kebutuhan Vitamin Ayam Broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

gambar vitamax dan imunomaxUntuk memperoleh bobot yang optimal salah satunya dipengaruhi oleh nutrisi ransum yang dikonsumsi. Nutrisi terdiri dari 2 jenis yakni nutrisi makro dan nutrisi mikro. Hal yang sering luput dari perhatian adalah kebutuhan nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral yang tidak tercukupi. Vitamin sebagai senyawa organik yang diperlukan dalam jumlah kecil untuk menjaga fungsi metabolisme dalam tubuh agar tetap optimal. Vitamin tidak memiliki peran yang kalah penting dengan jenis nutrisi lainnya. Jika dilihat secara kuantitatif, persentase kebutuhan vitamin ayam lebih kecil dibandingkan dengan nutrisi lain seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Meskipun demikian, vitamin tetap wajib diberikan terkait fungsinya sebagai katalis metabolis nutrisi makro. Dengan kata lain, bila tidak ada peran vitamin maka metabolisme nutrisi makro akan terhambat. Hambatan metabolisme akan menyebabkan pertumbuhan ayam kurang optimal, terbatasnya pembentukan energi untuk beraktifitas dan tidak ada regerasi sel-sel tubuh yang rusak.

Vitamin dikategorikan menjadi 2 jenis, yakni vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air. Vitamin larut dalam lemak adalah vitamin yang dapat dengan mudah menyatu dengan lemak tubuh sehingga tubuh akan menyimpan selama waktu tertentu. Sedangkan vitamin yang larut dalam air adalah vitamin yang dengan mudah menyatu dengan air tubuh. Tubuh tidak dapat menyimpan vitamin yang larut dalam air karena apabila ada kelebihan vitamin akan langsung dikeluarkan melalui cairan tubuh seperti air seni dan keringat. Vitamin yang termasuk larut lemak adalah vitamin A, D, E, dan K, sedangkan vitamin yang termasuk dalam vitamin larut air adalah vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B7, B9, B12) dan C.

Ayam yang dipelihara dengan sistem tata laksana yang tidak baik, sangat peka terhadap defisiensi vitamin. Hal tersebut mungkin terjadi karena unggas tidak memperoleh keuntungan dari sintesis vitamin oleh mikroorganisme di dalam alat pencernaan ayam karena harus bersaing dengan mikroorganisme dalam menggunakan vitamin tersebut. Unggas membutuhkan vitamin yang tinggi karena vitamin penting bagi reaksi metabolis yang vital dalam tubuh ayam. Populasi kandang yang padat pada peternakan ayam broiler modern menimbulkan stress. Sehingga untuk mengatasi berbagai macam stress membutuhkan kadar vitamin yang tinggi.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Manfaat Penggunaan Probiotik bagi Ayam

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Pemberian pakan ternak yang mengandung zat aditif bukan merupakan hal baru, tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan dan pencegahan terhadap penyakit. Pemberian feed aditive bertujuan untuk memperbaiki performanca atau penampilan produksi dari ternak unggas, berbagai contoh jenis feed aditive yang biasa digunakan adalah obat-obatan, antibiotika, ataupun hormon-hormon pertumbuhan. Beberapa bahan alternatif yang bisa digunakan untuk mengganti fungsi antibiotik dalam pakan adalah probotik dan prebiotik. Probiotik digunakan sebagai pengganti antibiotik sebagai growth promotor. Probiotik sendiri merupakan mikoorganisme hidup yang sengaja diberikan kepada ternak dengan tujuan meningkatkan keseimbangan mikroba di dalam saluran pencernaan dan mengurangi mikroba jahat atau patogen seperti E. Coli, Salmonella, Clostridium, dll.

Akhir-akhir ini banyak digunakan bahan tambahan pakan ternak yang dinyatakan sebagai probiotik dan dinyatakan dapat meningkatkan produksi ternak. Berdasarkan definisinya, probiotik merupakan mikroba hidup dan diketahui jenis dan jumlahnya. Oleh karena itu, maka pada setiap produk probiotik yang dipasarkan harus disertakan komposisi dan dosis pemakaiannya. Para pakar merekomendasikan agar dosis probiotik yang ditambahkan dalam pakan ayam yaitu 106-107 CFU/g untuk mencapai keseimbangan antara mikroorganisme probiotik dan mikroflora yang tinggal dalam usus. Dalam prosesnya, hasil dari penggunaan probiotik tidak akan terlihat dampaknya secara langsung. Pada berbagai jenis hewan, probiotik sebaiknya digunakan pada kondisi stress, dalam transportasi, perubahan diet pakan, lepas sapih, kondisi hamil, dan masa laktasi (ruminansia).

Secara umum ada 4 mekanisme umum yang terjadi di dalam tubuh ayam dengan penggunaan probiotik, yaitu suasana usus menjadi tidak nyaman bagi bakteri patogen, eliminasi situs reseptor bagi bakteri patogen, produksi dan sekresi metabolit antimikroba, dan kompetisi nutrisi esensial. Kondisi pH dalam usus sangat mempengaruhi kelangsungan hidup sejumlah mikroba patogen. Produksi Volatile Fatty Acid (VFA) oleh mikroflora usus pda pH <6 dapat mmengurangi populasi Salmonella dan Enterobacteriaceae. Pemberian antibiotik dalam jangka panjang dapat mengganggu kelangsungan hidup mikroflora usus sehingga menurunkan produksi VFA dan menyebabkan susasana usus menjadi basa. DOC belum mampu memproduksi VFA secara optimal, sehingga penambahan probiotik sangat perlu dilakukan.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Pemakaian Pemanas gas

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Beragam bahan bakar banyak digunakan oleh peternak untuk pemanas di masa brooding. Bahan bakar yang biasa digunakan adalah gas, kayu bakar, batu bara, dan minyak tanah. Jenis pemanas tradisional yang digunakan peternak adalah kayu bakar dan batu bara, sedangkan bahan bakar yang sudah modern adalah gas. Dalam pemakaian bahan bakar gas, kunci utama yang harus dicapai adalah efisiensi. Sebelum bahan bakar gas banyak digunakan dipopulerkan, para peternak menggunakan bahan bakar batu bara dan kayu, sekalipun harganya murah tetapi sulit diatur serta asap yang mengkhawatirkan bagi kesehatan ayam. Penggunaan bahan bakar gas bukan tanpa alasan, sekalipun biaya investasi tergolong mahal tetapi memiliki beberapa keunggulan seperti panas stabil, terfokus, tidak menimbulkan polusi, serta suhu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk mencapai efisiensi, manajemen brooding harus dapat memperkecil hilangnya panas. caranya dengan melakukan kontrok setiap waktu, sehingga pada saat panas berlebihan, pemanas dapat dikurangi atau dimatikan. Pengecekan sebaiknya dilakukan tiap 2-3 jam sekali bersamaan dengan pemberian ransum ayam. Pengecekan menggunakan termometer yang diletakkan ditengah sekat dengan ketinggian 20 – 30 cm dari permukaan kandang. Keseuaian suhu kandang dapat juga dilihat dari aktivitas dan penyebaran ayam. Pada suhu ideal ayam akan beraktivitas secara normal dan menyebar ke seluruh kandang brooding. Pemeriksaan melalui kaki anaka ayam dapat pula dilakukan untuk mengetahui suhu tubuhnya, bila kondisi suhu ideal kaki ayam akan hangat dan tidak pecah-pecah.

Selama 4 hari pertama, tirai kandang bagian luar sebaiknya tertutup dengan sedikit celah agar sirkulasi udara masih ada. Penutupan tirai luar dapat mencegah panas keluar dari kandang brooding. Penggunaan chick guard dari bahan sel juga efektif membantu meminimalkan pelepasan panas keluar. Langkah lain efisiensi pemanas adalah pemanfaatan litter. Untuk kandang seperti panggung, seluruh lantai dilapisi litter hingga tidak ada celah sedikitpun sehingga tidak memungkinkan panas keluar. Litter juga berfungsi menyerap panas sehingga panas dapat dirasakan ayam secara maksimal. Agar tidak boros dalam penggunaan, pemanas gas harus dirawat secara rutin. Karena bila salah satu bagian pemanas tidak berfungsi seperti tersumbat panas atau kotoran, maka panas yang dihasilkan tidak akan optimal.

buat teman-teman yang butuh pemanas gas, gasolec dll silahkan klik disini

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Mencegah Terjadinya Imunosupresi pada ayam broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Ayam broiler yang sehat akan menghasilkan produksi yang baik dan dapat memberikan keuntungan maksimal. Hal itu dapat dicapai dengan beberapa faktor seperti : tatalaksana dan manajemen peternakan, nutrisi dan program vaksinasi yang baik. Ketiga hal tersebut dapat mendukung perkembangan optimal maka kesehatan ayam juga akan terjaga. Secara garis besar ada 4 hal yang dapat mepengaruhi kekebalan tubuh ayam, yaitu (1) rusaknya organ limfoid primer ataupun sekunder karena infeksi virus dan mikotiksin, (2) rusaknya organ limfoid sekunder karena infeksi bakteri, (3) stress yang mempengaruhi organ limfoid primer, dan (4) suboptimalnya nutrisi dan manajemen yang mempengaruhi perkembangan organ limfoid primer ataupun sekunder. Oleh karena itu, kesehatan organ limfoid harus terus dijaga. Sedangkan imunosupresi sendiri adalah terjadinya penurunan reaksi pembentukkan zat kekebalan tubuh akibat kerusakan organ limfoid.

Adanya kasus yang sangat bervariasi serta berulang-ulang dan buruknya penampilan ayam yang dipelihara secara keseluruhan menyebabkan identifikasi imunosupresi secara tepat dan cepat sulit dilakukan. Rusaknya organ limfoid akibat imunosupresi akan memunculkan beberapa respon seperti respon pada vaksin, dampaknya adalah reaksi post vaksinasi yang hebat pada pemberian vaksin aktif, titer antibodi yang diperoleh akan lebih rendah dari biasanya, variasi titer antibodi sangat tinggi. Respon pada mikroorganisme lingkungan menyebabkan angka mortalitas dan penularan relatif lebih tinggi, kasus penyakit infeksius yang sangat kompleks dan bervariasi, kasus infeksius terjadi berulang-ulang, kasus infeksius baru muncul.

Jika ayam telah terserang berbagai faktor imunosupresi, maka langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan antara lain : jika ada kasus imunosupresi maka kita harus mengidentifikasi penyebabnya dan kemudian meniadakannya. Untuk meminimalkan imunosupresi diberikan vitamin dan asam amino anda bisa memilih suplemen VITAMAX untuk ini. Pemberian antibiotik juga diperlukan untuk menekan infeksi sekunder oleh bakteri. Untuk menekan mencegah dan menekan timbulnya imunosupresi memerlukan teknik yang tepat. Namun, pada intinya adalah menekan agen imunosupresi yang ada di sekitar ayam. Caranya adalah dengan menerapkan konsep biosecurity yang ketat, lakukan desinfeksi secara rutin seminggu sekali. Cuci tempat pakan dan minum setiap sebelum pemberian pakan. Pastikan tatalaksan berjalan dengan baik, lakukan vaksinasi sesuai dengan penyakit yang menyerang, sebelum vaksinasi, ayam perlu diberikan vitamin seperti VITAMAX untuk meningkatkan stamina. Berikan ransum / pakan yang berkualitas, pastikan ransum/pakan tidak ditumbuhi jamur, simpan pakan pada kondisi tidak lembab dan berikan alas pada tumpukan ransum. Untuk mengatasi pakan yang ada mikotoksinnya anda bisa menambahkan IMUNOMAX supaya pathogen jahat yang ada dalam pakan mampu diikat dan tidak berkembang disaluran pencernaan.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Efisiensi masa brooding ayam broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Pada pemeliharaan ayam yang dilakukan untuk tujuan komersial, pada umumnya anak ayam diperoleh dari penetasan menggunakan mesin tetas. Oleh karena itu, pada awal pemeliharaan dibutuhkan induk buatan yang dapat menjaga kondisi ayam tetap nyaman pada suhu yang tidak ideal. Dengan adanya induk buatan diharapkan anak ayam akan tumbuh dengan baik, sistem induk buatan tersebut biasa disebut brooding. Pengertian dari brooding adalah masa dimana anak ayam masih membutuhkan induk buatan atau penghangat buatan sampai umur tertentu dimana anak ayam telah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan pada awal kehidupan atau fase produksinya. Bila masa brooding mengalami kegagalan, dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pada masa berikutnya, hal itu dikarenakan potensi genetik pada ayam tidak dapat dicapai secara optimal.

Pada awal kehidupan antara 0 sampai 14 hari, akan terjadi perbanyakan sel atau hyperplasia. Perbanyakan sel meliputi perkembangan saluran pencernaan, perkembangan saluran pernafasan dan perkembangan sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Sebelum dilakukan brooding, kandang terlebih dulu harus disiapkan. Diantaranya pembersihan kandang, mulai dari pembersihan kotoran, mencuci dengan detergen, mencuci dengan desinfektan, pengapuran kandang, menebar sekar dan didesinfeksi dengan NaOH. Setelah kandang dan peralatan telah siap, selanjutnya membuat brooding yang akan digunakan.

Untuk tercapainya efisiensi, seperti yang disebutkan diatas kandang harus telah siap. Bila tidak, akan berdampak negatif akibat adanya cekaman dan jika udaranya dingin ayam akan stres, dan akan berdampak buruk bagi ayam. Bila ayam stres, kunign telur sebagai cadangan makanan dari anak ayam akan mengkerut dan mengeras sehingga tidak dapat diserap tubuh. Ayam yang mengalami stres bila dimasukkan ke dalam chick guard (areal brooding), akan banyak diam dengan sedikit makan, pertumbuhan vili usus tidak maksimal yang berakibat pertumbuhannya kurang optimal. Sebaiknya 1 jam sebelum ayam datang, brooding sudah dinyalakan pemanasnya agar saat ayam masuk kondisinya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Air minum yang dalam kondisi hangat kuku efek dari pemanas akan membuat air minum cocok dengan suhu usus dan tubuh ayam. Untuk pemilihan pemanas, sebaiknya menggunakan pemanas berbahan gas, walaupun biaya investasinya relatif mahal. Dengan harga yang agak mahal, pemanas gas memiliki kelebihan energi mudah dikontrol, tidak berasap dan panasnya stabil.

Untuk mengawal masa brooding berjalan optimal, pembelahan sel optimal anda bisa menambahkan suplemen alami VITAMAX. VITAMAX memiliki kandungan super komplit sangat baik untuk memaksimalkan semua fungsi alamiah bawaan ayam.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Brooding Ayam Broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Pada ayam pedaging, masa brooding merupakan periode pemeliharaan dari DOC hingga umur ayam 14 hari dengan menggunakan pemanas buatan untuk menjaga kondisi ayam tetap nyaman. Masa brooding berpengaruh pada pada performance ayam broiler pada fase pemeliharaan berikutnya. Kesalahan pada masa brooding seringkali berakibat negatif pada pertumbuhannya dan seringkali tidak bisa dipulihkan. Untuk meminimalisir kegagalan sistem brooding, perlu diperhatikan suhu efektif. Selama ini peternak terpaku pada pencapaian suhu maksimal saja. Kita perlu mengetahui suhu efektif yang benar-benar dibutuhkan ayam. Berbeda dengan suhu terukur, suhu efektif adalah suhu yang benar-benar dirasakan ayam dan sangat bergantung pada kelembaban relatif.

Membicarakan kombinasi suhu dan kelembaban relatif (%RH), maka kita kan bicara tentang Heat Stress Index. Heat Stress Index merupakan suatu index yang menjadi ukuran tingkatan dimana ayam masih dapat beradaptasi atau tidak terhadap kondisi cuaca. Heat stress yang ditolerir oleh ayam adalah 160, artinya apabila angka melebihi 160 akan mengalami megap-megap. Dan bila angka heat stress dibawah 160 ayam masih dapat beradaptasi.

Pada masa brooding, terjadi peralihan kekebalan pasif yang berasal dari induk ke kekebalan aktif milik anak ayam. Kekebalan pasif berasal dari penyerapan kuning telur selama periode pengeraman dan beberapa hari setelah menetas. Kekeblan pasif sangat ampuh untuk mencegah infeksi pada ayam, namun jangka waktunya pendek. Oleh karena itu, diperlukan kekebalan aktif. Terbentuknya kekbalan aktif dalam tubuh anak ayam akan berdampak pada perkembangan optimal dari organ-organ seperti limpa, thymus, bursa fabricus, peyer patches dan sebagainya. Semetara sistem pencernaan mengalami perkembangan pesat ditunjukkan oleh organ pencernaan seperti lambung, tembolok, usus, hati, pankreas dan sebagainya baik pada ukuran maupun panjangnya. Untuk vili usus, perkembangan yang baik ditunjukkan dengan ukuran vili yang panjang, besar, jumlah banyak dan seragam.

Seiring pertambahan umur ayam, terjadi pertamabahan massa, tebal, dan panjang tulang. Pembentukkan kerangka tubuh yang optimal akan mampu menopang perkembangan organ lain. Selain itu akan menekan terjadinya afkir karena patah tulang atau kelumpuhan. Ayam tidak mampu mengatur suhu tubuhnya selama 5 hari pertama dan belum optimal mengatur suhu selama umur 2 minggu. Oleh karena itu, kondisi brooding yang baik akan membuat ayam nyaman dan perkembangan optimal. Kunci utama dari brooding ayam ada 3 fase, yakni persiapan kandang, penyambutan DOC, dan manajemen brooding yang benar.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter
bedakan jantan betina ayam broiler

cara membedakan jantan betina DOC ayam broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Dibawah ini akan kami tunjukkan cara membedakan jenis kelamin doc ayam broiler, apakah jantan atau betina. PEmilihan ayam broiler berdasarkan jenis kelamin ini biasa disebut sexing. Beli dari breeding yang sudah sexing sebenarnya ada, namun biasanya harga lebih mahal. Nah jika anda telaten anda bisa memisahnya sendiri dengan dua metode dibawah ini:

cara 1

bedakan jantan betina ayam broiler

 

 

 

 

cara 2

jantan betina 1

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Vitamax Prebiotik Alami

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Prebiotik dan Probiotik merupakan 2 hal yang berbeda, namun sebagian peternak rakyat di Indonesia kurang mengetahui perbedaan antara keduanya. Prebiotik merupakan bahan pakan alami yang tidak dapat dicerna oleh ternak yang dapat merangsang pertumbuhan dan aktifitas bakteri tertentu dalam saluran pencernaan. Prebiotik yang dikonsumsi ternak tidak dicerna oleh saluran pencernaan bagian depan (proventrikulus, ventrikulus, dan usus halus), tetapi bahan pakan tersebut ke alat pencernaan bagian belakang yaitu usus besar dan usus buntu, dimana bagian itu merupakan tempat populasi bakteri yang dapat memanfaatkan sumber pakan tidak tercerna (serat kasar) dengan proses fermentasi. Sedangkan probiotik adalah suplemen pakan yang berasal dari bakteri hidup yang memberikan keuntungan kepada ternak dengan meningkatkan keseimbangan mikroflora usus dalam saluran pencernaan. Dapat disimpulkan prebiotik merupakan pakan dari probiotik, probiotik dapat mati sebelum sampai ke usus besar bila penanganan yang dilakukan tidak benar.

Salah satu produk yang direkomendasikan sebagai suplemen prebiotik untuk ayam broiler adalah vitamax, yang merupakan suplemen alami yang mengandung natural vitamin, mineral, asam amino, prebiotik, enzim dan beberap unsur lain untuk pertumbuhan, produksi, reproduksi serta perbaikan status kesehatan ternak unggas. Beberapa fungsi lain dari vitamax adalah mempercepat pertumbuhan ayam maupun burung, meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit serta stress lingkungan untuk menekan mortalitas (angka kematian), meningkatkan daya tetas dan memperpanjang masa produksi telur, meningkatkan bobot badan dan jumlah produksi telur meningkat.

Vitamax sangat dianjurkan diberikan saat performa dari peternakan anda mengalami penurunan yang mengkhawatirkan. Pada ayam broiler bobot badan menurun, efisiensi pakan meningkat, angka mortalitas tinggi, pada ayam petelur produksi telur menurun, masa produksi telur pendek. Penggunaan vitamax sendiri terbilang mudah, perlu dibedakan antara ayam broiler dan ayam layer. Pemberian pada ayam broiler diberikan 1 ml untuk 1 liter air minum. Sedangkan pada ayam layer, sebelum melewati puncak produksi diberikan 1 ml per 4 liter air minum dan setelah melewati masa produksi diberikan 1 ml untuk 2 liter air minum. Vitamax perlu diberikan 4-6 jam setiap hari. Dianjurkan selama menggunakan vitamax, semua jenis probiotik dan jamu herbal fermentasi tidak diberikan.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Manfaat Penggunaan Probiotik dan Prebiotik bagi Unggas

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Penggunaan feed additeve yang mengandung probiotik maupun prebiotik bukanlah sesuatu yang baru bagi dunia peternakan. Produk-produk tersebut banyak tersebar di pasaran, probiotik merupakan makanan tambahan yang berupa mikroorganisme hidup baik bakteri maupun yeast yang berpengaruh baik bagi hewan dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Sedangkan prebiotik merupakan bahan makanan yang mengandung nutrisi, yang digunakan untuk pertumbuhan dan berkembangnya bakteri baik yang sudah ada di dalam usus. Sehingga bakteri patogen yang ada dalam usus dapat ditekan. Jadi perbedaan dari keduanya adalah probotik mengandung bakteri yang menguntungkan, dimasukkan ke dalam pencernaan agar dominasi bakteri pathogen menurun, sedangkan prebiotik bekerja menghambat pertumbuhan bakteri pathogen secara langsung sehingga pertumbuhan bakteri menguntungkan lebih optimal. Proses penghambatan dapat berupa pengikatan (penggumpalan) bakteri pathogen. Secara tidak langsung bakteri menguntungkan dapat tumbuh dengan baik.

Mekanisme kerja probiotik jika diberikan pada ayam akan berkolonisasi di dalam usus, yang dapat dimodifikasi untuk sistem kekebalan / imunitas hewan inang. Kemampuan probiotik yang kuat pada sel-sel usus akan menyebabkan mikroba-mikroba probiotika berkembang dengan baik dan mikroba pathogen tereduksi dari sel-sel hewan inang, sehingga perkembangan organisme-organisme pathogen yang menyebabkan penyakit tersebut, sehingga perkembangan bakteri pada saluran pencernaan akan mengalami penghambatan. Mikroba probiotik menghambat organisme pathogenik dengan berkompetisi dengan bakteri patogen, menstimulasi sistem imun, meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek, mengontrol fungsi usus, mencegah kanker dan meningkatkan pencernaan dan penyerapan zat-zat nutrisi.

Prebiotik ada pada beberapa tanaman dan produk susu, oligosakarida merupakan komponen terbesar di dalamnya. Kehadiran oligosakarida di dalam usus besar langsung dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme yang menguntungkan sebagai substrat yang mendukung kehidupan dan aktifitasnya. Selain oligosakarida, ada inulin dan oligofruktosa yang merupakan prebiotik dasar. Inulin biasanya terdapat pada akar tanaman, dan olifruktosa merupakan bagian dari inulin setelah proses hidrolisis secara enzimatik. Diantara keberhasilan penggunaan prebiotik adalah tidak dapat dihidrolisis oleh enzim dan tidak diserap, memperkaya bakteri menguntungkan (apatogen), memberikan kebutuhan mikroflora usus, menurunkan populasi bakteri pathogen, meningkatkan imunitas tubuh secara tidak langsung, membantu meningkatkan dan memperbaiki morfologi saluran cerna dan memperbanyak struktur mikrovili. Ada juga yang mengatakan bahwa prebiotik dapat memblokir kolonisasi bakteri pathogen dengan cara mengikat bakteri pathogen dalam usus dan membuangnya melalui saluran feses.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter