Bahan pakan alternatif ayam broiler yang bisa anda gunakan

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Untuk membuat pakan alternatif ayam broiler tentu saja sebelumnya anda harus mencari bahan bahan yang bisa anda gunakan untuk membuat pakan tersebut. Bahan pakan yang seuai standar untuk mencapai pertumbuhan optimal ayam broiler. Dibawah ini akan kami sajikan bahan pakan alternatif yang bisa anda gunakan :

BAHAN PAKAN ALTERNATIF

No

Bahan Pakan

Protein Kasar

Lemak Kasar

Serat   Kasar

Bahan Kering

1

Ampas Bir

33.7

6.1

19.2

85.8

2

Ampas Citrun

6.0

0.3

45.6

87.9

3

Ampas Kecap

23.5

24.2

16.0

63.7

4

Ampas Sagu

1.2

1.0

10.8

80.4

5

Ampas Singkong

1.8

0.2

11.0

88.7

6

Ampas Tahu

23.7

10.1

23.6

26.2

7

Ampas Tebu (Bagase)

0.7

0.3

0.7

91.8

8

Azolla

26.7

2.7

7.6

89.9

9

Beras

8.7

0.7

9.8

89.0

10

Biji Bunga Matahari

16.5

-

16.5

93.5

11

Biji Kapas

36.0

1.6

12.0

86.0

12

Biji Kapuk

32.7

1.7

16.8

91.0

13

Biji Kecipir

39.0

17.8

7.3

92.7

14

Biji Lamtoro

24.8

4.5

24.8

88.3

15

Bonggol Pisang

5.9

2.2

26.8

7.5

16

Bungkil Arga

19.7

11.2

23.1

87.8

17

Bungkil Inti Sawit

16.5

2.5

15.6

88.6

18

Bungkil Kacang Tanah

33.7

13.8

11.5

80.6

19

Bungkil Kecipir

42.1

8.0

42.1

90.2

20

Bungkil Kedelai

41.3

15.0

8.6

88.6

21

Bungkil Kelapa

21.2

17.3

13.1

87.9

22

Bungkil Wijen

42.8

10.3

7.0

92.9

23

Cantel Merah

12.7

-

12.7

85.6

24

Daging Bekicot

51.3

4.0

1.1

89.6

25

Daging Keong Mas

47.0

5.0

1.5

89.0

26

Daun Jagung

9.9

1.8

27.4

21.0

27

Daun Kacang Tanah

13.8

4.9

25.2

22.8

28

Daun Kedelai

16.7

3.7

27.7

22.6

29

Daun Kol Luar

21.5

3.3

12.9

9.9

30

Daun Lamtoro

24.2

3.7

21.5

24.8

31

Daun Pepaya

23.5

9.0

11.5

21.0

32

Daun Pisang

16.6

5.2

23.0

23.3

33

Daun Singkong

24.1

4.7

22.1

21.6

34

Daun Turi

29.2

3.4

17.1

28.3

35

Dedak Gandum (pollard)

17.0

5.1

8.8

88.4

36

Dedak Jagung

8.5

9.0

1.5

84.8

37

Dedak Padi

13.8

9.4

8.4

87.5

38

Dedak Terigu

16.7

3.5

9.9

89.3

39

Enceng Gondok

32.0

1.6

10.2

91.9

40

Gandum

14.1

2.5

3.0

87.0

41

Gaplek

2.3

0.2

2.8

85.2

42

Jagung Kuning

10.8

4.7

3.1

89.1

43

Jangkrik

71.6

9.7

11.6

46.3

44

Jerami Jagung

5.7

1.3

33.6

-

45

Jerami Kacang Tanah

16.6

2.9

25.4

-

46

Jerami Kedelai

12.5

3.9

36.0

-

47

Jerami Ketela Pohon

4.0

1.6

33.3

-

48

Jerami Ketela Rambat

3.9

0.4

21.0

-

49

Jerami Padi

4.2

1.1

42.1

26.3

50

Jerami Padi Fermentasi

8.1

1.7

35.2

36.2

51

Jerami Sorghum

14.2

4.7

30.3

-

52

Kacang Hijau

22.7

8.4

8.4

90.0

53

Kacang Tanah

30.0

47.7

2.5

94.0

54

Kangkung

17.0

3.7

14.5

9.3

55

Kedelai

35.0

18.0

12.0

93.0

56

Kulit Biji Kakao

16.6

8.8

25.1

68.4

57

Kulit Biji Kedelai Hitam

13.6

5.2

13.6

89.6

58

Kulit Biji Kedelai Putih

3.3

4.2

3.3

90.9

59

Kulit Buah Kakao

14.6

11.8

33.0

88.9

60

Kulit Kopi

8.1

1.1

8.1

89.1

61

Laron

47.2

43.4

4.4

93.9

62

Lumpur Kakao

20.8

33.0

13.4

8.7

63

Lumpur Sawit

11.9

9.5

24.0

25.0

64

Menir

10.2

1.7

0.4

89.0

65

Nasi Kering (Karak)

9.3

0.1

0.6

88.0

66

Pucuk Tebu

5.2

2.0

34.4

25.5

67

Rumput Gajah

9.6

1.9

32.7

21.0

68

Rumput Kampai

11.5

2.2

33.7

31.0

69

Rumput Lapangan

6.7

1.8

34.2

21.8

70

Rumput Raja

13.5

3.5

34.1

22.4

71

Rumput Serawit

11.3

4.8

23.8

17.9

72

Rumput Setaria

12.7

2.0

35.0

24.0

73

Sorghum

8.8

2.9

2.3

87.0

74

Tepung Darah

80.3

0.8

5.1

89.2

75

Tepung Ikan Air Asin

49.0

4.7

5.7

89.7

76

Tepung Ikan Air Tawar

41.1

24.6

0.8

88.5

77

Tepung Kepala Ikan

27.5

24.5

0.2

94.0

78

Tepung Kepala Udang

30.0

1.4

13.2

-

79

Tepung Tulang

12.0

3.0

2.0

-

80

Terigu

11.6

2.8

1.4

88.2

81

Tetes Tebu (Molases)

3.1

-

-

87.5

82

Ubi Jalar

3.2

1.4

3.5

32.0

83

Ubi Kayu

3.3

3.3

4.2

32.3

84

Wijen

29.1

30.3

29.1

94.2

 

Catatan:

Data di atas dapat digunakan sebagai acuan. Akan tetapi, perbedaan kandungan nutrisi dapat terjadi karena perbedaan wilayah produksi, varietas tanaman, musim panen, kerusakan bahan pakan, maupun jenis proses untuk menghasilkan bahan pakan tersebut.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Proses pembuatan pakan ayam broiler bentuk crumble

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

pakan ayam broiler crumbleHarga pakan yang kian melambung membuat banyak peternak terutama peternak mandiri cukup menanggung beban berat. Setiap peternak pasti sudah tahu bahwa biaya terbesar dalam pemeliharaan budidaya ayam broiler adalah biaya pakan. 70% biaya dalam operasional ayam broiler ada pada pakan ayam. Tentu saja harapan peternak adalah sapronak murah dan harga jual tinggi. Solusi bagi peternak mandiri mungkin ikut kemiteraan. hehe

Sudah ya curhat ngalor ngidulnya,, dalam artikel kali ini akan kami bahas mengenai proses pembuatan pakan ayam broiler bentuk cumble. Untuk membuat pakan ayam tentu saja langkah awal yang perlu anda siapkan adalah alat / mesin produksi dan juga bahan pakan. Ada banyak bahan pakan alternatif yang  bisa anda gunakan untuk membuat pakan alternatif ayam broiler, kenapa membuat sendiri? tentu saja hrapannya adalah mendapatkan pakan berkualitas dengan harga yang lebih murah. Untuk komposisi pakan ayam broiler dalam artikel2 sebelumnya pernah saya bahas di web ini, silahkan anda baca

Cara membuat pakan alternatif ayam broiler sendiri

Cara membuat pakan alternatif ayam broiler sendiri episode 2

silahkan baca baca artikel diatas sebagai referensi aja ya, tentu saja untuk bahan pakan masih bisa di ganti ganti sesuai ketersediaan bahan diwilayah anda, harga dan juga kebutuhan protein yang diperlukan ayam broiler. Nah setelah bahan pakan sudah disiapkan dan ditimbang sesuai komposisi yang anda buat langkah selanjutnya adalah mengolahnya.. Seperti apa proses pengolahan bahan pakan ini, dibawah ini anda bisa simak :

Dibawah ini adalah proses pembuatan pakan ayam broiler dalam bentuk crumble.

  1. Penggilingan, Semua bahan yang telah ditimbang masukkan dalam mesin penggilingan untuk dijadikan tepung.
  2. Mixing : Semua bahan yang telah dibuat tepung campurkan secara merata menggunakan mesin mixing, biasanya ditambahkan sedikit air.
  3. Molding : setelah dicampur secara merata,Cetak bahan baku pakan ayam yang telah dicampur menjadi bentuk silindris / pelet
  4. Drying : Setelah dicetak Keringkan bahan pakan ayam sampai benar benar kering
  5. Crumbling : Proses terakhir adalah crumbling yaitu pecah pakan ayam yang telah tercetak kering kemudian diayak

Untuk bentuk mesin mesin pengolahan seperti apa akan saya bahas dalam artikel selanjutnya ya..

terima kasih

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Bahan Alami Untuk Pakan Alternatif Ayam Broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Pakan alternatif memang menjadi solusi jitu di tengah harga pakan buatan pabrik yang semakin mahal. Ada banyak sekali pakan alternatif ayam broiler yang dapat Anda gunakan. Salah satu jenis pakan alternatif yang dapat Anda gunakan adalah pakan alami. Pakan alami sangat aman untuk ayam broiler. Agar Anda tidak penasaran dibawah ini akan dijelaskan beberapa bahan alami yang dapat dijadikan pakan alternatif ayam broiler.

Pakan alternatif ayam broiler alami yang pertama adalah sayuran. Ada berbagai macam sayuran yang dapat Anda gunakan. Akan tetapi lebih baik Anda menggunakan sayuran yang memiliki tekstur lembut. Sayuran dengan tekstur lembut yang dapat Anda gunakan adalah bayam, kubis, daun pepaya dan juga kangkung. Dalam sayuran terdapat banyak sekali zat yang baik untuk ayam. Sayuran juga memiliki banyak serat yang bisa membuat pencernaan ayam menjadi lebih sempurna. Sekarang ini banyak sekali peternak yang menggunakan sayuran untuk pakan ayam broiler karena sudah terbukti aman dan mengandung banyak nutrisi.

Pakan alternatif ayam broiler yang kedua adalah dedak (kulit padi). Pakan yang satu ini memang sangat disukai oleh ayam. Anda harus memberikan pakan ini karena pakan ini mengandung banyak sekali vitamin dan protein. Agar pakan ini semakin bagus maka Anda bisa menambahkan tepung ikan. Dengan memberikan komposisi pakan tersebut akan membuat ayam tumbuh maksimal. Sebuah sumber menyebutkan jika dalam dedak terdapat zat yang bisa membuat kekebalan tubuh ayam menjadi lebih baik.

Pakan alternatif ayam broiler alami yang lain adalah kacang hijau. Bahan alami yang satu ini memang sangat disukai oleh ayam broiler. Apabila Anda akan menggunakan pakan ini maka Anda harus merebusnya terlebih dulu. Jika kacang hijau sudah lembut Anda bisa memberikannya kepada ayam. Kacang hijau memiliki banyak vitamin dan juga protein. Berikan pakan alternatif ini minimal 2 kali dalam seminggu. Semua pakan alternatif alami yang disebutkan diatas memang sangat mudah untuk Anda temukan dengan harga yang cukup murah.  Semoga artikel ini memberikan banyak manfaat untuk Anda.

Description: Pakan alternatif ayam broiler yang alami memiliki banyak manfaat untuk ayam. Salah satu bahan alami yang dapat dijadikan pakan alternatif adalah dedak. Lebih cocok untuk berternak ayam broiler organic.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

3 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Jika Membeli Pakan Ayam Broiler Buatan Pabrik

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

memilih pakan ayam broilerSekarang ini banyak sekali pakan ayam broiler buatan pabrik yang ada di pasaran. Anda harus memastikan pakan ayam broiler yang Anda pilih memiliki kualitas yang bagus. Apabila Anda sembarangan dalam memilih pakan akan membuat Anda kecewa karena kualitas pakan yang Anda dapatkan sangat rendah. Ada 3 hal yang wajib Anda perhatikan jika akan membeli pakan ayam buatan pabrik.

Hal pertama yang wajib diperhatikan dalam membeli pakan untuk ayam broiler adalah dari segi harga. Anda harus memastikan  harga pakan yang Anda beli tidak terlalu murah. Pakan ayam broiler dengan harga yang murah identik menggunakan bahan yang tidak berkualitas. Lebih baik Anda memilih pakan dengan harga yang sesuai stAndar. Sekarang ini harga pakan yang berkualitas memang cukup mahal. Harga yang mahal tersebut sangat sesuai dengan kualitas dari bahan yang digunakan untuk membuat pakan ayam tersebut. Namun saat ini ada pakan ayam broiler yang murah namun dengan kualitas yang baik.

Hal kedua yang wajib Anda perhatikan dalam membeli pakan ayam broiler  adalah dari segi merek. Sekarang ini banyak sekali merek baru yang menjual pakan ayam dengan kualitas yang rendah. Lebih baik Anda memilih pakan yang memiliki merek terkenal, atau setidaknya merk pakan yang telah memiliki tetstimoni yang baik.  Pakan ayam yang memiliki merek terkenal akan membuat produk yang berkualitas karena tidak ingin mengecewakan konsumen. Apabila Anda masih bingung dengan merek pakan yang berkualitas maka Anda bisa bertanya kepada peternak lain yang sudah paham akan merek terbaik untuk pakan ayam broiler.

Hal yang terakhir yang wajib Anda perhatikan adalah dari segi komposisi bahan. Dalam kemasan pakan ayam terdapat komposisi bahan yang digunakan untuk membuat pakan tersebut. Anda harus memastikan komposisi pakan ayam broiler yang ada dalam produk tersebut tepat dan aman untuk ayam. Komposisi yang wajib Anda perhatikan adalah komposisi nutrisi tambahan yang ada dalam pakan buatan pabrik tersebut. Apabila Anda sudah mendapatkan pakan ayam yang berkualitas maka Anda merasa nyaman karena ayam dalam peternakan Anda akan menjadi sehat dan tumbuh optimal. Selamat mencari pakan ayam broiler terbaik untuk usaha Anda.

Description: Pakan ayam broiler yang baik harus memiliki banyak kriteria. Anda juga harus memperhatikan banyak aspek jika akan membeli produk pakan ayam.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Cara membuat ransum pakan ayam broiler alternatif episode 2

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Kemarin sudah pernah kami tulis dalam artikel sebelumnya tentang cara membuat pakan alternatif ayam broiler, nah pada kesempatan kali ini saya akan menulis lagi tentang cara membua ransum pakan ayam broiler dengan bahan-bahan yang agak berbeda dati komposisi yang kemarin, sebelum melanjutnya membaca ada baiknya anda membaca artikel sebelumnya klik disini cara membuat pakan alternatif ayam broiler.

Setelah anda baca artikel kami sebelumnya tentu anda akan tahu standar SNI yang berlaku untuk pakan ayam. Nah dalam artikel ini untuk membuat ransum pakan ayam broiler akan kami paparkan bahan yang perlu anda siapkan:

dedak padi
jagung kuning
nasi aking
tepung ikan
Kulit Buah Kakao
Bungkil Kedelai
daun pepaya
tepung tulang

Siapkan bahan seperti ditulis diatas dalam kondisi kering, haluskan semua bahan hingga menjadi bubuk. Setelah itu untuk membuat 1000 kg pakan jadi buatlah komposisi seperti dibawah ini:

dedak padi 200 kg
jagung kuning 150kg
nasi aking 100kg
tepung ikan 150 kg
Kulit Buah Kakao 200 kg
Bungkil Kedelai 1000kg
daun pepaya 50 kg
tepung tulang 50 kg

dengan komposisi diatas anda akan mendapatkan protein kasar sebesar 21,49 dan harga berkisar 3750 /kg, untuk harga tergantung lokasi dan wilayah anda. Silahkan cek harga bahan pakan sesuai komposisi diatas diwilayah anda. Jika anda ingin mencoba membuat ransum pakan alternatif seperti diatas dan ingin anda terapkan pada peternakan ayam broiler anda sebaiknya gunakan pada populasi kecil dulu, bandingkan dengan yang lain. Jika pertumbuhan normal dan bisa setara dengan pakan pabrikan silahkan dilanjut. Kami menyusun ransum hanya berdasarkan protein kasar yang diperlukan oleh ayam broiler tampa penambahan feed additive lainnya.

semoga sukses

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Cara membuat pakan alternatif ayam broiler sendiri

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Saat ini harga pakan ayam broiler terus naik, padahal kita semua tahu bahwa pakan adalah biaya operasional terbesar dalam budidaya ayam termasuk ayam broiler. Nah dibawah ini akan kami coba utarakan bagaimana cara membuat pakan ayam broiler alternative. Untuk hasil akhir formula pakan yang akan kami jabarkan dibawah ini tentu saja akan ada perbedaan kandungan nutrisi. Hal ini  dapat terjadi karena perbedaan wilayah produksi, varietas tanaman, musim panen, kerusakan bahan pakan, maupun jenis proses untuk menghasilkan bahan pakan tersebut.

Standar nasional untuk pakan ayam broiler finisher adalah :

standar nasional  pakan ayam broiler

Jika kurang jelas ini :

Persyaratan mutu

1 Kadar air % Maks. 14,0

2 Protein kasar % Min. 19,0

3 Lemak kasar % Maks. 7,4

4 Serat kasar % Maks. 6,0

5 Abu % Maks. 8,0

6 Kalsium (Ca) % 0,90 – 1,20

7 Fosfor (P) total % 0,60 – 1,00

8 Fosfor (P) tersedia % Min. 0,40

9 Total aflatoxin μg/Kg Maks. 50,0

10 Energi termetabolis (EM) Kkal/kg Min. 2900

11 Asam amino :

- Lisin

- Metionin

- Metionin + sistin

%%%

Min. 1,10

Min. 0,40

Min. 0,60

Tentu saja menggunakan bahan yang ada disekitar kita untuk minimal mencapai protein kasar 18% dan spesifikasi seperti diatas, bahan dibawah ini untuk membuat 100 kg pakan alternative ya..

Siapkan Bahan pakan seperti komposisi dibawah ini, usahakan berat sesuai dengan daftar dibawah ini, karena jika berat berbeda tentu saja akan mempengaruhi hasil akhir dari protein kasar yang diperlukan.

ampas tahu

15 kg

daun kacang tanah

10 kg

daging bekicot

5 kg

dedak padi

25 kg

jagung kuning

20  kg

nasi aking

15 kg

tepung ikan

10 kg

 

Total adalah 100 kg dan dari campuran komposisi bahan diatas akan dihasilkan protein kasar sebesar 19,43 %, sudah diatas standar SNI sebesar 18%.. Tentu saja komposisi bahan pakan diatas bisa diubah-ubah sesuai dengan ketersediaan bahan pakan diwilayah anda ,harga bahan pakan, dan juga kebutuhan protein kasar pada ternak ayam anda.

Untuk hasilnya tentu saja tidak akan sama dengan buatan perusahaan besar karena beda proses dan teknologi.  Namun ini bisa menjadi alternative bagi anda peternak mandiri dengan populasi kecil.

Selamat mencoba ya…

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Menyusun ransum pakan ayam broiler sendiri yuk…

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

pakan ayamSebagian besar dari peternak ayam pedaging di Indonesia mengandalkan pakan dari produsen pakan ataupun membelinya lewat poultry shop. Padahal peternak dapat menyusun ransum ayam broiler sendiri dengan menggunakan bahan-bahan di sekitar lokasi peternakan. Dalam menyusun ransum yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan dari ternak yang akan diberi pakan tersebut. Dengan cara menyusun ransum sendiri, peternak dapat menekan biaya pakan yang selama ini menjadi momok bagi para peternak kecil. Cara menyusun ransum tidaklah sesulit yang dibayangkan, asalkan memiliki pengetahuan tentang bahan pakan ternak. Yang menjadi kendala dari peternak Indonesia adalah keterbatasan sumber daya manusia yang belum memadai, sehingga menjadi penghambat pembangunan peternakan.

Menyusun ransum sendiri memiliki keuntungan, diantaranya adalah dengan menggunakan bahan-bahan pakan di sekitar lokasi peternakan, peternak dapat menghemat biaya pakan, dengan mampu menyusun pakan sendiri peternak juga dapat memperoleh penghasilan tambahan yakni sebagai produsen pakan. Penggunaan pedoman keseimbangan energi dan protein adalah hal yang mutlak harus anda kembangkan. Dengan pedoman tersebut maka ternak broiler akan memberi keuntungan secara teknis maupun ekonomis. Secara teknis, standar energi dan protein adalah untuk memperoleh sejumlah energi dan protein yang dibutuhkan. Sedangkan secara ekonomis, standar ini terkait dengan faktor efisiensi penggunaan protein dan energi. Dengan demikian dapat dilakukan penekanan biaya tanpa mengurangi kualitas pakan yang dihasilkan.

Berikut ini merupakan bahan pakan yang biasa digunakan untuk menyusun ransum :

1. Sumber Energi : jagung, gandum, bekatul, sorghum, tepung ubi, dedak, menir, beras pecah kulit dan sagu.
2. Sumber Protein : tepung ikan, tepung daging, tepung darah, MBM, tepung bulu, bungkil kedele, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah, kacang hijau, dll.
3. Sumber Mineral : DCP, tepung tulang, DCP, Calcium carbonate, garam.
4. Bahan Pakan Pendukung : premix, mineral mix dan asama amino sintetis.

Ada berbagai macam program yang dapat membantu dalam penyusunan ransum, baik yang berbayar / beli, ataupun yang gratis dengan mengunduhnya dari internet. Aplikasi / program yang berbayar biasanya diperoleh dari perusahaan maupun akademisi yang mengembangkan software pakan ternak. Dari pengalaman yang saya ketahui software tersebut harganya tak sampai ratusan ribu, sehingga sangat mungkin anda mendapatkannya. Sedangkan software gratis diantaranya adalah feedsoft dan winfeed, cara penggunaannya juga relatif mudah.

Sumber :

http://ternak-ayambroiler.blogspot.com/2011/10/menyusun-ransum-ayam-broiler.html

http://breedingayamkampung.blogspot.com/p/bahan-pakan-dalam-ransum-unggas-sebagai.html

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Manajemen Pakan Ayam Broiler Periode Finisher

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Ayam Broiler dalam klasifikasi ekonomi memiliki sifat-sifat antara lain : ukuran badan besar, penuh daging yang berlemak, temperamen tenang, pertumbuhan badan cepat serta efisiensi penggunaan ransum tinggi. Ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hal-hal yang terus diperhatikan dalam pemeliharaan ayam broiler antara lain perkandangan, pemilihan bibit, manajemen pakan, sanitasi dan kesehatan, recording dan pemasaran. Banyak kendala yang akan muncul apabila kebutuhan ayam tidak terpenuhi, antara lain penyakit yang dapat menimbulkan kematian, dan bila ayam dipanen lebih dari 8 minggu akan menimbulkan kerugian karena pemberian pakan sudah tidak efisien dibandingkan kenaikkan/penambahan berat badan, sehingga akan menambah biaya produksi.

Pembuatan pakan sendiri lebih menguntungkan dari pada pakan dari pabrik karen adapat mengatur sendiri kualitas pakan yang ada di pasaran. Selain itu lebih mudah mengakomodasi keinginan peternak. Seperti ini, jikan warna kaki ayam yang diinginkan harus kuning, maka pakan yang diberikan berupa corn gluten meal. Sementara itu, jika peternak ingin agar lalt di kandang berkurang, pakan yang diberikan ditambahkan dengan larvadex. Pemberian pakan dilakukan dengan full feed, artinya tempat pakan harus selalu terisi, sedikit tips agar pakan tidak berceceran maka pengisian pakan jangan terlalu penuh. Untuk merangsang ayam makan, maka tempat pakan perlu digoyang-goyang

Pada periode finisher (umur 3-6 minggu), kondisi pertumbuhan ayam broiler mulai menurun. Untuk itu, protein dalam ransum diturunkan menjadi 20% (NRC, 1994), sedangkan energi ransum, yang digunakan 3000-3200 kkal/kg. Bahan-bahan penyusun ransum untuk starter tidak berbeda dengan bahan penyusun ransum untuk finisher. Bentuk fisik ransum yang biasa diberikan pada ayam broiler bisa berbentuk pellet, mash, atau crumble. Ransum ayam broiler banyak dijual dengan merk dagang yang berbeda-beda, tergantung pabrik yang mengeluarkan.

Penggantian ransum starter dengan ransum finisher sebaiknya tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap. Pada hari pertama mula-mula deberi ransum starter 75% di tambah ransum finisher 25%, pada hari berikutnya diberi ransum finisher 75% dan pada hari berikutnya baru diberikan ransum finisher seluruhnya. Jika tahapan ini tidak dilakukan maka nafsu makan ayam menurun untuk beberapa hari dan dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Manajemen Pakan Ayam Broiler Fase Starter

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Dalam suatu peternakan, selain manajemen pemeliharaan dan manajemen brooding, hal yang tak kalah penting adalah manajemen pakan. Dalam hal ini, pakan merupakan persentase terbesar dalam variabel produksi yaitu berkisar 70%. Maka untuk menekan biaya produksi perlu dilakukan efisiensi agar keuntungan yang dihasilkan maksimal. Pakan (dalam hal ini adalah ransum) merupakan formulasi dari berbagai macam bahan pakan ternak yang diformulasikan dengan batasan tertentu untuk menghasilkan formula yang mengandung gizi sesuai kebutuhan, dengan harga yang seefisien mungkin. Penggunaan ransum yang baik akan sangat berpengaruh pada performans ayam broiler. Dalam industri pakan dikenal beberapa bentuk pakan diantaranya : mash (butiran), pellet, crumble. Penentuan bentuk pakan akan sangat berpengaruh pada tingkat konsumsi ayam.

Penyusunan ransum ayam broiler didasarkan pada kandungan protein dan energi. Untuk ayam broiler pada umur 0 – 3 minggu, ransum yang digunakan harus mengandung 23 % protein dan energi metabolis 3000 kkal/kg sampai ayam tersebut dipanen. Kandungan lain yang harus diperhatikan yaitu serat kasar 7 %, lemak 8 %, kalsium 1 %, dan phospor sekitar 0,45 %. Sementara menurut sumber lain, kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal. Kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor, minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor, minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor. Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram.

Pada fase starter (umur 1-29 hari), kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu, yaitu minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor; minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor, minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/ekor. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah sebanyak 122,6 liter/100 ekor. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air.

Untuk efisiensi pakan ayam broiler anda bisa meningkatkan mutu pakan supaya konversi ke daging tinggi, gimana caranya? Menambahkan suplemen ayam broiler yang memang memiliki kualitas baik untuk bisa meningkatkan mutu pakan , meningkatkan konversi pakan untuk menekan angka FCR dan juga meningkatkan bobot ayam broiler. VITAMAX dan IMUNOMAX bisa menjadi pilihan tepat untuk anda yang ingin mendapatkan performa optimal. Pakan optimal terserap menjadi daging, meningkatkan kualitas mutu pakan sehingga pakan menjadi irit namun bobot ayam broiler tetap tinggi.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter