Category Archives: penyakit ayam broiler

Mewaspadai Penyakit Botulisme Pada Ayam Yang Diternakan

Ayambroiler.com – saat ini, beternak ayam telah berkembang pesat dibandingkan dengan apa yang terjadi di masa lalu. Perkembangan peternakan ayam ini selain memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan hasil ternak ayam tetapi juga memudahkan bagi para peternak baru yang mau terjun di dunia peternakan. Perkembangan ini juga ditandai dengan adanya banyak peternakan yang dilakukan di desa-desa sehingga bisa meningkatkan pendapatan pekerja di desa. Bahkan bagi peternak baru yang mau mencoba bisnis ini pun sangat mudah mendapatkan informasi seputar peternakan mulai dari langkah awal beternak, cara pemeliharaan hingga penyakit ayam yang perlu diwaspadai, baik itu dari media sosial, media cetak maupun melalui pelatihan-pelatihan.

Karena kemajuan yang sudah pesat ini, bukan tidak mungkin di masa mendatang komoditas peternakan ayam bisa menjadi lahan baru bagi para pengusaha muda. Seperti yang disebutkan diatas bahwa ada banyak hal baru yang bisa didapatkan oleh pemula dengan semakin mudah. Salah satu informasi yang tidak boleh dilewatkan oleh mereka adalah info mengenai penyakit ayam yang berpotensi menjangkiti ayam yang diternakan. Karen menurut pengalaman peternak yang sudah berpengalaman, penyakit yang tidak diatasi dengan benar akan mengakibatkan kerugian usaha peternakan yang cukup besar. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu penyakit ayam yang berpotensi menyerang ayam yang diternakan. Penyakit tersebut bernama botulisme.

Botulisme adalah salah satu penyakit ayam yang mudah ditandai. Penyakit ini adalah penyakit dimana ayam mengalami keracunan akut yang dikarenakan mengkonsumsi pakan atau benda lain yang mengandung eksotoksin/neurotoksin. Zat beracun tersebut bisa meracuni ayam karen berasal dari bakteri clostridium botulinum. Penyakit botulisme memiliki nama lain seperti limberneck, bulbar paralysis, dan western duck sickness. Ayam yang mengalami penyakit botulisme atau keracunan akut ini kebanyakan ditemui pada ayam liar yang hidup di alam bebas. Namun, bukan tidak mungkin ayam yang dipelihara secara intensif dengan cara diternakkan pun bisa saja terkena penyakit ini.

Gejala yang disebabkan oleh penyakit ini bisa menjadi tanda agar peternak harus waspada terhadap penyakit ini. Adapun gejala yang diakibatkan penyakit botulisme diantaranya adalah.

  1. secara umum, ayam akan terlihat lemah
  2. ayam terbaring lemas di litter
  3. paralilsis yang bersifat lentur pada leher
  4. paralisis yang bersifat lentur juga bisa terjadi di daerah lain seperti pada kaki, sayap, dan kelopak mata
  5. ayam menjadi malas bergerak dan terlihat lumpuh saat dipaksa bergerak
  6. bulu ayam berdiri dan mudah rontok bila dipegang
  7. berpotensi mengalami diare
  8. bila telah akut, ayam akan gagal jantung dan sistem pernapasan sehingga mengakibatkan kematian
  9. pada kasus yang berat, mortalitas bisa mencapai 40% pada ayam broiler

Upaya pengobatan harus segera dilakukan terhadap ayam yang mengalami penyakit botulisme ini. Karena, apabila tidak segera diobati maka dikhawatirkan akan menyebabkan mortalitas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengobati penyakit ini adalah dengan antitoksin botulisme. Akan tetapi, pemberian massal antitoksin tersebut dikatakan memakan biaya yang cukup mahal. Oleh karena itu, lebih baik mencegah dari pada mengobati penyakit ini. Adapun cara pencegahan dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan mencegah adanya sumber bakteri beracun yang bernama clostridium botulinum ini. Ada beberapa cara seperti dengan memaksimalkan manajemen kandang seperti memperketat sanitasi/disinfeksi kandang dan lingkungan sekitarnya. Dengan begitu, bakteri tidak muncul dari sekitar kandang dan ayam aman dari bakteri tersebut. Kita tahu pentingnya sanitasi/desinfeksi yang ketat pada kandang dan lingkungan. Nah, bagi anda yang mau order desinmax, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

Cara Mengenali Penyakit Ayam Enteritis Nekrotikan

Ayambroiler.com – ada banyak cara untuk meraih sukses, salah satunya adalah dengan beternak ayam broiler. Kita tahu bahwa komoditas peternak ayam broiler di indonesia telah tersebar luas dan banyak yang sudah sukses. Ada yang memulai dengan menumpang belajar dari orang lain dengan menjadi pekerja terlebih dahulu, ada juga yang berniat dari awal untuk memulai dari diri sendiri dengan segala resiko. Memang benar ada banyak cara untuk meraih kesuksesan di bidang peternakan ayam ini. Siapa yang berjuang dengan sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan apa yang telah mereka perjuangkan. Dalam dunia peternakan, berjuang tidak hanya dalam hal menggemukkan ayam saja, akan tetapi berjuang untuk menghindari penyakit ayam.

Ada banyak penyakit ayam yang sudah dikenal dan mungkin telah dipelajari oleh para peternak pemula. Mulai dari penyakit cekrek, gumboro, ND dan lain-lain. Meskipun kebanyakan penykit telah diperkenalkan sebelumnya, namun bukan berarti para peternak bisa bersantai karena bukan tidak mungkin penyakit baru bisa saja masuk ke kandang ayam mereka. Karena kebanyakan penyakit ayam tersebar melalui bakteri yang ukurannya sangat kecil, jadi sulit untuk diprediksi kapan dan dalam kondisi apa bakteri tersebut bisa mendatangi ayam yang kita pelihara. Oleh karena itu, sebagai peternak kita hendaknya harus segera waspada dan bersungguh-sungguh menjaga ayam dari berbagai penyakit yang mungkin menyerang. Salah satu penyakit yang mungkin menyerang adalah penyakit enteritis nekrotikan. Seperti apa penyakit ini? Simak ulasannya berikut ini.

Penyakit enteritis nekrotikan merupakan salah satu penyakit yang termasuk dalam penyakit bakterial. Penykit ini bisa terjadi karena melalui karena adanya proses nekrosis dan proses yang berlangsung cepat pada mukosa usus halus terutama jejunum dan ileum. Dilihat dari kasus-kasus sebelumnya, penyakit ini kebanyakan terjadi pada ayam yang beusia lebih dari 4 pekan. Sehingga, bagi peternak yang memiliki ayam di usia tersebut diharapkan untuk tetap waspada agar ayam yang dipeliharanya bisa terjaga dari penyakit ini.

Penyakit ini juga sudah banyak dilaporkan dari berbagai negara penghasil unggas. Khusus di indonesia, penyakit ini hanya terjadi pada beberapa daerah tertentu saja. Hal ini dikarenakan penyakit ini hanya terjadi oleh beberapa sebab saja. Adapun penyebab terjadinya penyakit ini diantaranya adalah lingkungan yang tidak higienis, sanitasi yang kurang maksimal, serta akibat perubahan komposisi pemberian pakan yang mempengaruhi viskositas isi usus. Rupanya lingkungan kandang menjadi faktor yang mempengaruhi datangnya penyakit enteritis nekrotikan ini. Adapun penyebab lain penyakit ini bisa dari akibat terserang koksidiosis dan gumboro. Sehingga penting juga bagi ayam yang sudah mengidap dua penyakit tersebut untuk segera dirawat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit enteritis nekrotikan ini.

Untungnya, penyakit ini tidak menular langsung dari ayam ke ayam. Namun, penyakit ini bisa menular secara tidak langsung melalui beberapa peralatan kandang termasuk pakan yang telah terinfeksi bakteri penyebab penyakit ini. Oleh karen itu, penting bagi peternak untuk mencegah terjadinya penyakit ini pada ayam. Salah satu cara atau upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki manajemen agar bisa optimal, pemberian sanitasi atau desinfeksi yang cukup, serta mengatur kembali kepadatan ayam agar ideal. Kita tahu bahwa kondisi perawatan kandang sangat berpengaruh pada kebersihan lingkungan, dan kebersihan lingkungan akan berpengaruh pada kesehatan ayam. Ketahanan tubuh ayam pada penyakit juga bisa menjadi faktor agar ayam tidak terserang penyakit enteritis nekrotikan ini. Nah, bagi anda yang mau order imunomax, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

Mengenal Penyakit Arizonosis Dan Cara Pencegahannya

Ayambroiler.com – beternak ayam broiler adalah salah satu usaha yang menjanjikan. Banyak pengusaha ayam broiler yang telah sukses di masa lalu sehingga banyak peternak pemula yang ketagihan mengikuti jejak mereka tersebut. Saat ini sudah banyak yang membuktikan bahwa beternak ayam broiler memang salah satu usaha yang menjanjikan. Akan tetapi untuk mendapatkan kesuksesan beternak ayam broiler tentu tidak didapat dengan usaha yang ringan. Ada banyak rintangan yang harus dilalui oleh para peternak agar bisa mendapatkan kesuksesan tersebut salah satunya adalah dengan menghadapi berbagai penyakit yang berpotensi menyerang ayam. Ada banyak jenis penyakit ayam yang bisa menyerang salah satunya adalah penyakit arizonosis.

Penyakit arizonosis sebenarnya merupakan penyakit yang kurang terkenal apabila dibandingkan dengan nama penyakit lain seperti cekrek atau penyakit ngorok pada ayam. Penyakit cekrek tentu penyakit yang hampir semua peternak ayam mengetahui asal-usul penyakit tersebut. Namun, walaupun penyakit ini kurang terkenal, bukan berarti penyakit ini bisa dirremehkan. Karena apabila ayam sudah terkena penyakit ini, hal ini akan merepotkan peternak itu sendiri apalagi kalau mengakibatkan mortalitas yang tinggi. Hal ini tentu bukan yang diharapkan oleh peternak dimanapun. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui asal-usul penyakit arizonosis dan cara pencegahannya agar ayam yang ktia pelihara bebas dari penyakit ini dan usaha beternak ayam pun dapat terlaksana dengan lancar.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai penyakit ini, akan lebih mudah apabila kita mengetahui bagaimana ciri-ciri yang ditimbulkan pada ayam yang terjangkiti. Menurut pengalaman yang sudah lalu, penyakit yang satu ini akan banyak menyerang ayam yang masih muda. Pada kebanyakan kasus, ayam muda yang baru berumur kurang dari 3 minggu adalah yang paling banyak terserang penyakit ini. Sebenarnya penyakit ini adalah penyakit yang sudah banyak tersebar luas di dunia. Namun, untungnya di indonesia ini penyakit ini masih belum banyak ditemukan seperti penyakit ayam lainnya. Oleh sebab itu peternak ayam terkadang masih awam dengan penyakit yang satu ini.

Dilihat dari penyebabnya, penyakit ini disebabkan oleh bakteri salmonella arizonae. Penyakit ini memang jarang ditemukan di indonesia, namun bukan berarti bisa diremehan begitu saja. Karena kalau kita lihatlagi penyebab penyakit ini adalah jenis bakteri yang jenisnya tidak jauh dengan kelompk bakteri salmonella penyebab penyakit paratifoid. Kalau dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin akibat yang diderita oleh peternak bisa lebih buruk dari yang diperkirakan. Seperti yang diketahui, sifat kuman penyebab penyakit ini bersifat gram-negatif, berbentuk bacillus, motil, tidak memberntu spora dan bersifat hospes spesifik. Untuk diketahui, bahwa bakteri ini juga tumbuh dengan baik apabila lama dibiarkan di media cair.

Nah, karena siapa saja tentu tidak ingin proses usaha peternakan ayamnya terganggu oleh penyakit termasuk penyakit arizonosis ini, maka berikut ini adalah bebarapa hal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit arizonosis pada ayam. Pada dasarnya pencegahan ini prinsipnya sama dengan cara mencegah penyakit lain yang terjadi karena bakteri, yaitu dengan cara mencegah bakteri masuk ke kandang atau ke unggas yang dipelihara. Yang pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki sanitasi kandang. Kemudian, yang kedua adalah dengan mencegah hewan-hewan liar pembawa bakteri seperti kalkun, tikus dan hewan liar lainnya agar tidak mendekati kandang sehingga bisa membawa bakteri buruk bagi ayam. Selain itu, untuk menambah kekebalan tubuh ayam, anda bisa memberi vitamin untuk ayam. Nah, bagi anda yang mau order imunomax anda bisa order dengan cara klik disini.

Pentingnya Mengatasi Cekrek Pada Ayam

Ayambroiler.com – salah satu kunci sukses dalam beternak ayam adalah dengan mencaga kesehatan ayam. Kita tahu bahwa saat ini banyak orang mulai memilih unggas ayam sebagai hewan yang dipelihara dan diternakkan. Hal ini tidak lepas karena saat ini dunia industri ayam mulai menyebar luas dan pasar yang membutuhkan hasil peternakan ayam juga sudah terbuka. Adanya peternak baru di dunia ternak ayam membawa efek yang bagus bagi pasar karena konsumen akan lebih mendapatkan yang mereka inginkan. Namun sebaliknya, kalau hasil panen para peternak ayam kurang maksimal maka hal ini juga tidak baik untuk pasar dan konsumen. Salah satu penyebab yang bisa menghasilkan hasil panen yang kurang maksimal adalah penyakit ayam, salah satunya penyakit cekrek.

Penyakit cekrek merupakan salah satu peyakit ayam yang apabila telah terjadi pada ayam, maka akibatnya bisa fatal bila dibiarkan begitu saja. Terlebih pihak yang paling dirugikan adalah dari peternak ayam itu sendiri. Karena, apabila kesehatan ayam terhambat, maka yang terjadi adalah hasil panen ayam yang kurang maksimal dari segi ekonomis. Oleh karena itu, penyakit cekrek ini harus diantisipasi dengan baik oleh peternak apabila tidak ingin rugi dalam usahanya beternak ayam. Nah, untuk bisa mengatasi penyakit ini, kita harus tahu terlebih dahulu apa sih penyakit cekrek ini dan bagaimana bisa terjadi ayam beserta bagaimana cara penanganan yang tepat.

Definisi penyakit cekrek ini memiliki sebutan lain yaitu penyakit ngorok. Mungkin bagi sebagian dari anda lebih familiar dengan nama penyakit ngorok ini. Mungkin orang menyebut penyakit ngorok dikarenakan salah satu gejala yang menonjol pada ayam yang terkena penyakit ini adalah ayam yang bersuara seperti orang tidur yang sedang mengorok. Nah, itulah salah satu gejala yang paling menonjol pada ayam yang sudah terkena penyakit cekrek ini. Sebenarnya mencegah penyakit ini adalah hal yang lebih baik dari pada harus mengobati. Akan tetapi, kalau ayam sudah terlanjur terserang penyakit ini, maka peternak harus segera bertindak agar ayam tidak semakin parah sakit.

Selain gejala bersuara mengorok diatas, ada gejala lain yang bisa terjadi pada ayam yang mengalami penyakit cekrek ini. Gejala ini lah yang bisa merugikan pagi peternak, yaitu gejala berkurangnya nafsu makan. Iya, ayam yang sakit cekrek akan mengalami penuruan nafsu makan sehingga berapapun pakan yang disediakan peternak akan menjadi sia-sia kalau penyakit ini tidak segera diatasi. Ayam yang kurang makan seperti ayam yang terkena penyakit cekrek ini akan berakibat pada bobot ayam yang berkurang dari bobot biasanya. Sehingga, kalau bobot ayam ketika panen tidak sesuai, maka yang terjadi adalah peternak itu sendiri yang akan dirugikan.

Karena penyakit cekrek ini bisa mengakibatkan kerugian bagi peternak itu sendiri, maka tentu saja penyakit ini adalah penyakit yang tentu dihindari bagi para peternak. Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk senantiasa memelihara kesehatan ayam-ayamnya dengan hati-hati. Selain itu, kewaspadaan peternak juga harus cermat terhadap karakteristik ayam yang dipeliharanya. Apabila terdapat gejala tertentu yang menandakan ayam mulai terserang penyakit cekrek diatas, maka peternak bisa dengan segera mengatasinya tanpa harus panik. Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit cekrek atau ngorok ini adalah dengan memberinya obat terntentu yang cocok. Salah satu obat yang cocok untuk penyakit cekrek ini adalah maxx x. Nah, bagi anda yang mau order maxx x ini, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

Penyakit Kolibasilosis Yang Terjadi Pada Ayam

Ayambroiler.com – saat ini permintaan daging maupun telur ayam di indonesia tergolong banyak. Hal ini bukanlah hal yang baru lagi bagi kita. Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi kian meningkat, termasuk kesadaran untuk mengkonsumsi daging maupun telur ayam. Nah, untuk memenuhi banyaknya permintaan tersebut, satu hal yang bisa dilakukan adalah memproduksinya secara masal. Tidak heran saat ini kita sering mnjumpai banyaknya peternak ayam yang menyebar di indonesia. Hal ini bukan lain adalah untuk memenuhi permintaan pasar agar kebutuhan gizi masyarakat bisa terpenuhi dengan baik. Akan tetapi memproduksi hasil peternakan ayam bukanlah suatu hal yang mudah, karena unggas seperti ayam termasuk salah satu hewan yang rentan penyakit apabila lingkungannya tidak bersahabat. Salah satu penyakit yang bisa menyerang ayam adalah penyakit kolibasilosis.

Kolibasilosis merupakan salah satu penyakit yang tidak diharapkan oleh para peternak ayam. Karena penyakit yang satu ini bisa mengakibatkan hal buruk yang fatal bagi kesehatan ayam. Namun, penyakit yang satu ini bisa menyerang ayam dari segala umur dari yang paling kecil hingga yang tua sekalipun. Sehingga para peternak tidak ada pilihan lagi selain harus selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan yang bisa terjadi pada ayam yang mereka pelihara. Nah, untuk mengetahui apa saja gejala yang terjadi pada ayam yang mengalami penyakit kolibasilosis ini, anda berikut adalah beberapa gejala yang bisa terjadi pada ayam.

  1. ayam semakin kurus dan bulunya kusam
  2. ayam jadi tidak nafsu makan
  3. pertumbuhan ayam terganggu
  4. terjadi diare pada ayam
  5. serta lengket di area pantat
  6. ayam bisa pincang dan mata buta

Itulah tanda-tanda atau gejala yang bisa saja terjadi pada ayam yang mengalami penyakit kolibasilosis. Bagi anda sebagai peternak, sebaiknya anda lebih menjaga ayam dan lingkungan disekitarnya agar bisa terhindar dari penyakit yang satu ini. Karena penyakit yang satu ini merupakan salah satu penyakit yang bisa menyerang ayam segala umur dan akibatnya bisa fatal.

Harapannya adalah agar semua ayam yang dipelihara para peternak dimanapun mereka, bisa terhindari dari penyakit yang satu ini. Nah, oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan yang benar terhadap penyakit yang satu ini agar ayam bisa sehat dari kecil hingga masa produktif. Lalu, apa saja cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kolibasilosis ini? Berikut ulasannya.

Pencegahan yang utama sebenarnya adalah hal yang simpel, yaitu dengan manjaga sanitasi kandang. Tentu hal ini adalah hal dasar yang harus dilakukan oleh para peternak untuk memelihara ayam-ayam mereka, sehingga bukan lagi hal yang baru dan sulit untuk dilakukan. Selain menjaga sanitasi kandang, hal lainn yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga suhu lingkungan unggas. Unggas juga memiliki ketahanan tubuh yang mudah terserang ketika pergantian musim, sehingga hal ini harus diperbaiki oleh peternak itu sendiri. Usahakan agar tidak terlalu lembab bagi unggas. Adapun kandang yang baik adalah kandang yang bagian dalamnya bisa atau bisa memperoleh sinar matahari di siang hari. Dengan suhu kandang yang terjaga, maka ayam akan lebih terlindung dari penyakit kolibasilosis ini.

Selain kadar suhu yang perlu diperbaiki, kadar amonia juga harus diperbaiki. Karena kadar amonia yang terlalu tinggi tidak akan berdampak baik bagi ayam yang anda perlihara. Oleh karena itu, peternak harus jeli untuk mengontrol kadar amonia di lingkungan kandang mereka. Selain itu, ayam juga harus diberi pakan dan minuman yang cukup bergizi untuk pertumbuhan ayam. Nutrisi sangat diperlukan ayam untuk pertumbuhan ayam. Nah, bagi anda yang mau order imunomax untuk menambah kekebalan tubuh ayam, anda bisa order dengan cara klik disini.

Mengenal Penyakit Ayam Infectious Coryza

Ayambroiler.com – beternak ayam broiler bukan lagi profesi asing di indonesia. Sudah banyak peternak ayam broiler yang menyebar di seluruh indonesia. Tetapi, dari sekian banyak peternak ayam broiler, belum tentu semuanya bisa sukses seperti yang diimpikan dulu ketika memulai. Namun, sebagai sesama pecinta ayam broiler, kami harapkan anda yang sedang membaca artikel ini termasuk diantara mereka yang sukses dalam beternak ayam broiler. Sebenarnya, sukses atau tidaknya beternak ayam broiler dipengaruhi banyak faktor. Bisa faktor orangnya itu sendiri, bisa juga faktor dari luar yang tidak diduga. Nah, salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam beternak ayam broiler adalah pengetahuan peternak akan penyakit ayam. Nah, kali ini kita akan membahas salah satu penyakit ayam yaitu penyakit ayam infectious coryza.

Sudah berapa lama anda beternak ayam broiler? Kalau anda sudah lama, mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit ayam infectious coryza ini. Tetapi, bagi anda yang masih pemula tentu masih bertanya-tanya tentang ini penyakit apa dan bagaimana efek bagi ayam yang kita ternakkan. Dan juga bagaimana cara untuk menanggulangi penyakit pada ayam broiler yang kita ternakkan ini. Sebenarnya penyakit ini sudah terkenal di kalangan para peternak ayam broiler. Iya, penyakit ini bisa menyerang ayam broiler yang kita ternakkan. Penyakit ini sering terjadi pada masa pergantian musim dan dikhawatirkan bisa menyebabakan meningkatnya angka kematian unggas. Oleh karena itu, penyakit yang satu ini perlu diketahui oleh mereka yang memiliki peternakan ayam broiler.

Untuk lebih mudah mengenali penyakit infectious coryza ini, anda bisa melihat dari gejala yang ditimbulkan oleh ayam. Berikut gejala yang biasa terjadi pada ayam yang terserang penyakit infectious coryza.

  1. Pembengkakan pada muka dan mata unggas
  2. Keluar lendir kental dan lengket dari rongga hidung unggas
  3. Biasanya kelopak mata menjadi lengket
  4. Unggas ngorok disebabkan getah radang dalam trachea dan bronchi
  5. Pernapasan menjadi cepat tidak normal
  6. Biasanya unggas juga menjadi diare dan kerdil

Itulah beberapa gejala yang biasanya ditemui pada ayam broiler apabila memang terkena penyakit berbahaya ini. Oleh karena itu, peternak harus jeli memperhatikan kesehatan dan penampakan fisik ayam di kandang agar terjaga dari penyakit yang satu ini.

Setelah mengetahui apa saja gejala yang bisa muncul pada ayam broiler yang terkena penyakit ini, maka langkah selanjutnya adalah untuk berusaha agar bisa menyembuhkan unggas agar tidak mati. Lebih parahnya lagi, penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang bisa menular ke unggas lain didekatnya. Oleh karena itu, apabila ditemukan ada unggas yang terkana penyakit ini, dengan segera unggas diobati atau kalau perlu dipisahkan dari kumpulan ayam lain yang masih sehat. Karena dikhawatirkan kalau dibiarkan berlama-lama akan menular ke ayam lainnya.

Nah, sebenarnya penyakit ini termasuk jenis penyakit yang sulit diobati, sehingga lebih baik dilakukan pencegahan diantaranya dengan cara berikut:

  • Menjaga kebersihan kandang
  • Memisahkan ayam yang sakit
  • Mengenakan kandang ke sinar matahari
  • Apabila ayam sudah mati, sebaiknya dikubur atau dibakar

Sedangkan untuk perlakukan dengan obat, anda bisa menggunakan obat maxx x. Obat yang satu ini dapat digunakan untuk menyembuhkan ayam dari penyakit yang ganas ini. Karena, maxx x ini cocok digunakan untuk mengobati penyakit ayam seperti infectious coryza ini. Dengan manggunakan obat ini, ayam broiler bisa disembuhkan dari penyakit ngorok dan cekrek ini. Nah, jika anda ingin membeli maxx x, anda bisa membeli di kami dengan cara klik disini.

Ayam kerdil? apa penyebabnya..

promo maxxSering kali peternak mengeluh tentang  ayamnya yang kerdil, dan selalu bertanya gimana solusi untuk mengatasi ayam yang kerdil. Sebelum ngomong jauh ke solusi tentu saja kita harus tahu kenapa ayam bisa kerdil?

Dari waktu ke waktu ayam broiler terus ditingkatkan performanya. dari yang standar bobot 1 kg dapat dicapai dalam waktu 5 bulan dengan FCR 3,7 saat ini ayam broiler modern bisa dipanen dikisaran bobot 2 kg pada hari ke 35 hari dengan FCR kisaran 1.55-1.75. tentu saja ini akan menimbulkan banyak efek.

secara alamiah performa ayam broiler direkayasa sedemikian rupa supaya bobot badan cepat naik dan juga FCR turun. Ada banyak adaptasi yang perlu dilakukan mulai dari tingkat stress ayam terhadap lingkungan yang menuntut kenyamanan untuk ayam broiler modern saat ini bisa tumbuh optimal.

Ketika ayam broiler modern memerlukan suasana dan dukungan alat dan kandang yang memiliki syarat khusus, kadangkala peternak juga sering mengabaikan, misalnya saja tempat pakan dan minum tidak standar, kipas dalam kandang kurang, pemanas masih pake kayu dll. Ini semua perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kerdil pada ayam broiler.

Munculnya berbagai penyakit pada ayam broiler juga seiiring dengan rekayasa yang dilakukan manusia pada produksi ayam broiler. Contoh kasus CRD yang disebabkan oleh mikoplasma secara alami tidak memiliki kemampuan untuk bisa bertahan hidup lamaa diluar tubuh ayam, namun karena produksi ayam broiler dituntut tinggi kepadatan ayam tinggi maka sering kali terjadi ledakan kasus CRD ini. Sebelumnya jarang / tidak pernah terjadi.

Nah ada yang menyimpulkan bahwa adopsi teknologi baru oleh kebanyakan peternak untuk mendukung perbaikan genetik yang telah dilakukan kurang, yang pada akhirnya bisa memicu kekerdilan pada ayam broiler. Namun demikian ini juga bukan hal mutlak, karena kasus kerdil massih menjadi perdebatan sampai saat ini.

Ada yang mengatakan bahwa kerdil itu genetik, artinya bawaan dari breeding, namun perusahaan breeding pasti juga mengelak akan hal ini. Intinya untuk atasi kerdil ini adalah memperbaiki tata laksana manajemen kandang, manajemen pakan dan juga sebisa mungkin mengadopsi teknologi baru untuk performa terbaik ayam anda.

semoga sukses..

 

 

obat ayam broiler ngorok / cekrek / cekres dan bersin

maxx ngorok cekrek ayamSering kali peternak bertanya apa sih obat ayam broiler ngorok / cekrek dan juga bersin bersin. Sebenarnya ngorok bukan merupakan penyakit namun masih indikasi awal / gejala klinis ayam yang mungkin saja berdampak pada penyakit CRD, colibacillosis, korisa, dan ILT blog link. Sebelum ngorok lebih parah lagi memang diperlukan langkah pencegahan, supaya ngorok cekrek tidak berdampat lebih serius pada peternakan ayam broiler anda.

Untuk urusan ngorok cekrek cekrek sudah sering dibahas di blog ini, anda tinggal searching aja. ketik ngorok di kolom pencarian maka anda akan menemukan beberapa artikel yang bisa anda baca baca: jika anda malas mencari dikolom pencarian dibawah ini akan saya lampirkan beberapa judul artikel yang bisa anda baca :

1. Manajemen pemeliharaan penyebab ngorok

2. Cara penanganan dan pencegahan ngorok pada ayam broiler

3. Penyakit ngorok cekrek crd 

Sebaiknya ke 3 artikel diatas juga anda baca supaya lebih jelas lagi, untuk obat saat ini memang ada obat yang fenomenal mampu atasi ngorok cekrek cekres dan juga bersin bersin pada ayam broiler. MAXX efektif dan bergaransi atasi ngorok cekrek pada ayam broiler anda. MAXX telah terbukti dijutaan populasi mampu recovery ngorok cekrek sehingga outbreak bisa dihindari.

Untuk keterangan produk MAXX anda bisa baca dalam artikel produk :

MAXX, efektif dan bergaransi atasi ngorok cekrek bersin

MAXX memang aplikasinya agak berbeda dengan obat obatan lain untuk atasi ngorok. Biasanya obat lain aplikasi adalah dicampur air minum, namun MAXX cara aplikasinya adalah disemprot kabut ke ayam. MAXX bekerja langsung ke sumber infeksi di saluran pernafasan. Membunuh pathogen penyebab ngorok, baik yang masih melayang disaluran pernafasan maupun yang sudah menginfeksi dinding mukosa.

Obat maxx biasanya mampu atasi ngorok cekrek dengan 2-7 kali spray. Tergantung tingkat keparahan dan juga kondisi kandang. Nah order sekarang juga, supaya ngorok cekrek segera mampu diatasi. Jika berlarut larut maka akan banyak lagi masalah yang mungkin timbul dari ngorok cekrek ini. Sebelum outbreak terjadi atasi dan obat i dengan MAXX.

untuk info pemesanan : 085743647769

 

Harga ayam broiler rekomendasi PINSAR

INFO Posko Harga Livebird (Broiler) Senin, 3 Nov’ 14 yang dihimpun PINSAR INDONESIA(*)

(*)SUMATERA(*) 
Jambi. :10.5
Padang.:09.5
Pekanbaru. :10.5
Muarabungo: 09.5
Lbk.Linggau:09.5
Bengkulu:10.0-11.0
Muaraenim:11.0-12.0
Palembang: 10.0-11.0
Lampung: 11-12

(*)JABOTABEK-SUCI(*)
Info Posko Jabotabek
Senin, 03 Nov 2014:
08-10 : 15.400.
10-12 : 14.500.
12-14 : 14.300.
14-16 : 14.000.
16-18 : 13.900.
18 up : 13.600.
Awal bulan permintaan naik terus, stok tidak banyak!!!!

(*)BANDUNG
INFO BROILER BANDUNG SENIN,03 NOVEMBER 2014 08-10 : 15.8 10-12 : 14.8 12-14 : 14.3 14-16 : 14.0 16 Up : 13.8 (TEAM FKPB)

(*)JAWA TENGAH-DIY(*)
Selamat pagi jateng.. inbro senin, 03 nov 14 all area di 14.0,,real up nett di 12.5,,mari bersama kita buktikan kekompakan, kesungguhan dlm memperjuangkan kenaikan hrga,,,tekad kita diuji unk jateng yang lebih baik. Semangat..tks (posko jateng).

(*)JAWA TIMUR(*)
Semangat Luar buasa….. trimakasih masukannya… Salam FKBB JTM… mari kita teriakkan besok NAIK 1.000, Netto 13.000, All area dengan tidak jual dibawahnya akan lebih bijak mewujudkan Jeritan Perunggasan. Tq

(*)BALI(*)
Dari hasil diskusi rekan rekan mitra pagi ini termasuk MSJ, PKP dan CIO kita sepakati bersama hari ini Senin 3 Nopember 2014 harga naik menjadi: 12.5 all size, mari kita jalankan bersama, Matur suksma

(*)LOMBOK(*)
12.5

(*)KALIMANTAN(*)
-Pontianak:15.0
-Palangkaraya:17.0
-HPB PINSAR Kalsel Per SENIN, 03 Nop.14:
uk.< 1,5 :Rp.16.0 uk.1,5 up:Rp.14.0
CN yg WAJAR, PASTIKAN JALAN & SOLID –> ADA MASALAH / Penj. JALUR KHUSUS LAPOR Ketum Pinsar Bpk. WINARSO (Tks Plt. Pinsar Harian – Swd).
-Samarinda:14.0
-Balikpapan:13.0

(*)SULAWESI(*)
Sul. Utara:16.0
Sul. Tengah:19.0
Sul. Selatan:18.5

(*)SALAM PINSAR INDONESIA(*)

Pentingnya Protein Dalam Pakan Ayam Broiler

Konsumsi Pakan Ayam Broiler Per Hari Yang TepatPakan ayam broiler yang Anda gunakan harus memiliki nutrisi yang tepat. Salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk ayam broiler adalah protein. Pakan ayam broiler yang Anda berikan harus mengandung protein dengan jumlah yang cukup. Ada banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan jika ayam broiler pada peternakan Anda mengkonsumsi protein dengan jumlah yang cukup. Untuk melihat pentingnya protein dalam pakan ayam broiler Anda bisa membaca uraian berikut.

Ayam broiler adalah jenis ayam yang memiliki pertumbuhan sangat cepat. Pertumbuhan yang cepat pada ayam ini mengakibatkan konsumsi pakan ayam broiler menjadi boros. Ayam jenis ini memang sangat rakus dan mau memakan hampir semua jenis pakan. Akan tetapi jika pakan ayam broiler tidak mengandung protein pertumbuhan ayam tidak akan optimal. Protein bisa memicu tulang dan juga daging tumbuh dengan cepat. Melihat penjelasan ini maka hal wajib bagi Anda adalah mencari pakan ayam yang tinggi protein.

Dengan mengkonsumsi pakan ayam broiler  juga akan membuat ayam memiliki jaringan tubuh yang sehat. Apabila jaringan tubuh baik maka ayam akan kebal dengan berbagai macam penyakit. Anda pasti memahami jika sekarang ini banyak sekali jenis penyakit yang bisa menyerang ayam broiler. Hal tersebut sangat berbeda jika dibandingkan dengan ayam yang mengkonsumsi protein tidak sesuai kebutuhan. Ayam yang mengkonsumsi protein dengan jumlah yang kurang akan tidak sehat dan terlihat kurus. Anda akan kesulitan untuk mendapatkan berat ideal ayam jika konsumsi protein kurang.

Anda akan mengalami kerugian besar jika ayam broiler yang Anda ternak memiliki berat yang kurang. Memang kerugian adalah hal yang umum dalam bisnis. Akan tetapi Anda juga sebisa mungkin menghindari kerugian tersebut. Ada banyak sekali jenis pakan ayam broiler yang mengandung protein. Salah satu pakan yang mengandung protein tinggi adalah biji-bijian. Jika Anda malas untuk menggunakan pakan alami lebih baik Anda membeli pakan buatan pabrik yang sekarang ini banyak di pasaran dengan harga yang cukup mahal. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Description: Pakan ayam broiler yang mengandung protein memang akan memberikan banyak manfaat. Salah satu manfaat yang akan didapatkan adalah ayam tumbuh sehat dan memiliki berat maksimal.