Category Archives: penyakit ayam broiler

Mengatasi Coryza pada Ayam

Salah satu penyakit yang sering menyerang ayam adalah coryza / snot yang berasal dari virus yang berbahaya sebab bisa menyerang semua umur ayam, terutama anak ayam. Coryza banyak ditemukan di daerah tropis pada saat pergantian musim. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati bila memelihara ayam, karena mayoritas angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini mencapai 30 %. Pencegahan yang mungkin bisa dilakukan adalah kandang dan lingkungan harus selalu dalam keadaan bersih, usahakan kandang terkena sinar matahari, ayam yang sakit harus segera dipisahkan, tidak mencampur ayam pada umur berbeda.

Selain melakukan pencegahan, anda juga dapat menggunakan produk Vitamax yang memiliki fungsi meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan stres lingkungan, memperpanjang produksi telur, meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan. Pengaplikasiannya juga relatif muda, untuk unggas pedaging hanya menggunakan 1 ml Vitamax yang dicampur dengan 1 liter air, sedangkan untuk unggas petelur 1 ml dapat dicampur dengan 2 liter air.

Untuk meningkatkan ketahanan ayam terhadap penyakit perlu meningkatkan imunitas / ketahanan tubuh terhadap penyakit dengan menggunakan Imunomax. Fungsi Imunomax sendiri adalah meningkatkan fungsi pertahanan tubuh pada ayam dan unggas lain, menghambat pertumbuhan bakteri patogen, mengikat mikotoksin, memelihara vili usus untuk menyerap nutrisi optimal, mengembalikan keseimbangan mikroflora saluran pencernaan. Produk ini sangat dianjurkan ketika cuaca ekstrim terjadi, kelembaban kandang tinggi, setelah pemberian antibiotika, atau ketika kotoran lembek dan berbau tidak enak.

Apabila fungsi pencegahan tidak berjalan dengan baik, maka anda harus segera melakukan pengobatan terhadap ayam yang terserang dan memisahkannya ke kandang karantina. Karena penularannya yang sangat cepat, dapat melalui kontak langsung antara ayam sakit dengan ayam yang sehat dalam satu kandang, lewat udara, lewat peralatan kandang, panan dan minum yang tercemar bakteri Hemophillus gallinarum. Produk Max-x cocok digunakan karena merupakan obat coryza/snot yang ampuh dan telah terbukti sangat efektif mengatasi penyakit coryza/snot. Max-x menyerang langsung penyebab coryza sehingga dapat menyembuhkan dengan cepat, kemampuan menyerang ke sumber infeksi inilah yang belum pernah ditemukan pada produk lain.

info order maxx 085743647769

Tanggulangi Penyakit Snot

Snot (Infeksius coryza) adalah penyakit pernafasan pada unggas terutama menyerang ayam dan bersifat akut. Penyakit dapat menyebar luas pada saat musim dingin atau udara jelek. Penyebaran penyakit ini dapat melaui kontak langsung dengan ayam yang sakit ataupun melalui air minum, udara, dan peralatan yang tercemar. Penyakit ini dapat terjadi komplikasi dengan penyakit lain seperti Fowl pox, Myoplasma (CRD), New castle disease, Infectious bronchitis (IB), dan lain-lain.

Penyakit ini dapat menyerang pada seluruh umur ayam, tetapi lebih peka pada ayam berusia 18 – 23 minggu atau menjelang bertelur. Jika terinfeksi penyakit ini, ayam akan lambat berproduksi. Pada ayam yang bertelur, penurunan produksi dapat mecapai 10 – 40%. Sedang pada ayam dara pengafkirannya dapat mencapai 20%. Gejala-gejala klinis yang timbul adalah keluarnya eskudat dari hidung yang berwarna kuning dan encer, tetapi lama-kelamaan menjadi kental dan berwarna dengan bau khas. Bagian paruh di sekitar hidung tampak kotor atau berkerak dan sisa pakan menempel pada eskudat. Sinus membengkak, yang ditandai dengan pembengkakan sekitar mata dan muka. Kadang terdengar suara ngorok saat ayam sulit bernafas. Penurunan nafsu makan dan diare terjadi, sehingga pertumbuhan ayan menjadi lambat dan menyebabkan kerdil.

Sebenarnya penyakit ini bisa ditanggulangi yakni dengan menjaga kandang agar selalu bersih dengan menerapkan biosecurity yang ketat, dan menjaga agar kandang tidak basah, salah satu caranya adalah dengan mengusahakan agar ayam tidak minum secara berlebihan. Selain itu, ayam yang sehat haruslah diberi suplemen agar pertumbuhannya baik. Kami memberikan rekomendasi kepada anda yakni produk Vitamax yang berguna untuk memperkuat daya tahan terhadap penyakit, meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan, serta mempercepat perumbuhan ayam ataupun unggas anda.

Sedangkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, anda dapat menggunakan Imunomax yang merupakan Imune aktivator yang berguna untuk meningkatkan fungsi pertahanan tubuh unggas, membunuh bakteri patogen, mengikat mikotoksin yang terbentuk selama proses penyimpanan pakan, menjaga dan memelihara vili usus untuk penyerapan nutrisi yang optimal, dam mengembalikan keseimbangan mikroflora saluran pencernaan.

Mengenali Imunosupresi

Imunosupresi merupakan kondisi diaman terjadi penurunan reaksi pembentukkan zat kebal tubuh atau antibodi akibat kerusakan organ limfoid. Dengan adanya penurunan antibodi di dalam tubuh, ayam menjadi mudah terserang penyakit. Hal tersebut dapat menyebabkan adanya gangguan pertumbuhan dan produksi. Memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengetahui dan mengenali gejala imunosupresi akan sangat bermanfaat. Dengan mengetahui gejala-gejala imunosupresi, maka penanganan kegagalan dalam mencapai target produksi menjadi efektif karena akan tepat sasaran.

Tanda-tanda terjadinya kasus imunosupresi adalah performa produksi yang jelek dari suatu flok peternakan, yang dapat disebabkan mortilitas yang tinggi, pencapaian bobot badan yang rendah, konversi pakan yang tinggi, banyaknya ayam broiler yang kerdil. Tanda lain yang muncul adalah meningkatnya reaksi pernafasan, misalnya setelah dilakukan vaksinasi dan terjadi outbreak penyakit pada suatu peternakan. Hal itu disebabkan adanya reaksi suboptimal terhadap vaksinasi. Gambaran perubahan patologi anatomi untuk kasus imunosupresi adalah terjadinya atrofi pada bursa fabricus dan rasio perbandingan ukuran antara bursa fabricus dan limpa. Bila ukuran faricus sama atau lebih kecill dari limpa, pada ayam berumur 5 minggu pertama, ada indikasi bahwa telah terjadi kasus imunosupresi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem kekbalan tubuh atau imunitas ayam antara lain : rusaknya organ limfoid primer ataupun sekunder karena infeksi virus atau mikotoksin, rusaknya organ limfoid sekunder karena infeksi bakteri, stress yang mempengaruhi fungsi organ limfoid primer, dan efek dari nutrisi dan manajemen yang dapat mempengaruhi organ limfoid primer maupun sekunder. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, organ limfoid penghasil sistem kekebalan tubuh harus terus dijaga.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menangani ayam yang terserang imunosupresi, berilah vitamin, elektrolit, dan asam amino untuk meningkatkan stamina tubuh ayam anda bisa menggunakan suplemen vitamax. Pemberian antibiotik untuk menekan adanya infeksi sekunder oleh bakteri. Perlu diperhatikan dalam pemberian obat sebaiknya diperhatikan dosis dan aturan pakai sesuai yang tertera dalam kemasan. Teknik yang tepat untuk mencegah dan menangani menculnya imunosupresi tergantung dari agennya. Namun pada intinya adalah bagaimana menghilangkan atau menekan agen imunosupresi yang ada di sekitar ayam.

Penyakit Mareks pada Ayam

Etiologi atau penyebab penyakit mareks adalah viru DNA. Penyakit ini menyerang semua jenis unggas tanpa pandang bulu. Pada ayam, penyakit mareks menyerang ayam-ayam yang masih muda, setelah ayam berumur 3 minggu. Penyakit mareks menyebar ke seluruh dunia, baik yang beriklim tropis maupun sub tropis termasuk Indonesia. Apabila terinfeksi penyakit mareks, maka virus ini akan masuk melalui kulit ke dalam tubuh ayam dan biasanya melaui kulit-kulit kotor oleh debu atau kotoran lainnya, terutama debu-debu pada kandang. Karena itu kandang harus selalu diusahakan bersih dari debu-debu bekas pada saat molting.

Ayam yang terserang organ dalamnya secara akut (mendadak) sebagian besar depresi sebelum mati. Sebagian tanpa gejala tertentu. Gejala umum terserang mareks adalah : Kelumpuhan pada satu atau dua kaki atau sayap, ayam mengalami dehidrasi (kehilangan cairan tubuh) sehingga ayam menjadi kurus kering, Proventrikulus mengalami tumor, limpa, hati dan ginjal membesar, kepala yam bisa menggantung dan meluntir, tembolok melebar dan sulit bernafas, pucat, berat badan turun, tidak punya nafsu makan dan diare. Salah satu pembawa penyakit mareks dan penyakit lainnya pada ayam, seperti Salmonelosis, Cacar ayam, Koksidosis dan ND (Newcasle disease) yaitu hewan kumbang. Virus mareks yang betah pada lingkungan buruk, ‘dipelihara’ oleh kumbang dalam tubuhnya. Ketika dikonsumsi oleh ayam, kumbang membawa kuman penyakit ini. Dengan mudah bibit penyakit mareks pindah dari tubuh kumbang ke tubuh ayam. Munculnya kumbang di peternakan, sangat mudah terjadi. Kumbang dewasa maupun larva (yang dikenal sebagai cacing penghancur tanaman) sangat menyukai pakan unggas, padi-padian dan biji-bijian yang basah, lembab, berjamur dan kondisinya buruk. Tempat yang disukai adalah litter yang kondisinya buruk, basah dan lembab sangat mudaha menjadi sarang penyakit, ataupun vektor pembawa bibit penyakit seperti cacing, tungau, kutu caplak.

Cara pencegahan terhadap penyakit mareks, selain dengan menjaga kebersihan/sanitasi kandang dengan memperketat biosekuritas, juga dengan meningkatkan kekebalan tubuh ayam dengan melakukan vaksinasi mareks dan pemberian pakan tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam secara lengkap. Vitamax merupakan suplemen tambahan yang sangat tepat bagi ayam, karena mengandung natural vitamin dan chelated mineral, asam amino, prebiotic, enzym dll yang sangat berperan dalam menjaga kestabilan metabolisme tubuh ayam, sekaligus Vitamax berperan dalam mempercepat pertumbuhan ayam sehingga produktivitas ayam dapat maksimal.

Pengobatan Snot pada Ayam dengan MAXX

gambar vitamax dan imunomax

Penyakit snot pada ayam broiler masuk ke dalam kategori penyakit yang berbahaya karena penularannya yang tergolong cepat dan menyerang semaua jenis ayam pada semua umur. Ayam yang terserang kemudian akan menjadi pasif. Dan timbul gejala-gejala seperti nafsu makan akan berkurang, kepalanya akan digoyangkan dan terjadi bersin pada ayam tersebut. Jika dibiarkan maka keadaan ayam akan semakin parah. Penyakit ini sangat banyak ditemui disaat perubahan musim dan banyak terjadi di daerha tropis. Karena perubahan musim mempengaruhi kesehatan ayam maka akan semakin sering dijumpai ayam sakit pada musim tersebut. Angka morbiditas ayam yang terserang bervariasi antara 1 – 30%. Sedangkan mortalitas atau angka kematian dapat mencapai angka 30%.

Untuk itu, ayam yang sehat perlu diberikan suplemen yang akan memelihara kesehatan ayam. Kami menawarkan Vitamax untuk ayam atau unggas yang anda pelihara, karena Vitamax memiliki beberapa manfaat diantaranya : mempercepat pertumbuhan ayam yang anda pelihara, meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan, dapat meningkatkan daya tahan terhadap penyakit serta stres lingkungan, meningkatkan daya tetas dan memperpanjang masa produksi telur, dan dapat meningkatkan bobot badan dan jumlah produksi telur.

Dengan penambahan suplemen tersebut, anda dapat melengkapinya dengan Imunomax yang merupakan Immune activator yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam atau unggas yang anda pelihara, adapaun beberapa fungsi dari Imunomax adalah dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen terutama Salmonella dan E. Coli, mengikat mikotoksin yang terbentuk selama proses penyimpanan pakan, menjaga dan memelihara vili usus untuk penyerapan nutrisi optimal, dan mengembalikan keseimbangan mikroflora pada saluran pencernaan.

Karena penularan yang sangat cepat, maka ayam yang diduga terserang penyakit snot harus segera dipisahkan dari ayam yang lain. Selanjutnya ayam yang sakit harus diberikan obat yang sesuai. Kami menganjurkan anda menggunakan Max-x yang merupakan obat CRD, ngorok, sengkrek dan juga snot yang ampuh dan telah terbukti mampu mematikan sumber patogen penyebab penyakit tersebut. Max-x bekerja secara langsung pada sumber infeksi pada saluran pernafasan unggas yang terserang bakteri jahat. Kemampuan menyerang secara langsung inilah yang belum ditemukan oleh produk sejenis lainnya.

Peralatan Kandang Ayam Broiler

Kandang merupakan tempat tinggal bagi ayam dalam melakukan aktifitasnya, mulai dari makan, minum serta tumbuh dan berproduksi. Banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat kandang ayam broiler. Tentu saja hal tersebut sangat penting bagi industri perunggasan karena bersentuhan langsung dengan perhitungan ekonomi yang harus dipertimbangkan. Ketika kan membangun kandang untuk ayam broiler, hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan air dan ventilasi udara agar ayam selalu mendapat udara segar. Perlu pertimbangan ulang bila lahan yang akan dibuat kandang tidak memiliki ketersediaan air bersih dan ventilasi udara terhalang oleh bangunan lain atau keadaan alam seperti tebing. Orientasi kandang yang baik adalah melintang ke timur dan barat untuk mengurangi jumlah matahari yang masuk ke kandang ataupun memanasi sisi samping kandang pada jam-jam suhu panas. tujuannya adalah untuk mengurangi fluktuasi antara suhu dingin dan suhu panas dalam 24 jam. Suhu yang nyaman dalam kandang akan berimbas pada efektifitas konversi pakan dan pertumbuhan ayam broiler.

Setelah memperoleh lokasi yang tepat untuk membuat kandang, hal selanjutnya yang dipersiapkan adalah peralatan kandang. Terutama adalah tempat pakan dan minum ayam, tempat pakan dapat terbuat dari plastik yang biasa dijual di pasaran ataupun membuat sendiri dari papan kayu. Biasanya ada dua jenis tempat pakan, yakni yang berbentuk piring maupun bulat. Tempat pakan yang baik adalah tempat pakan yang sesuia dengan umur ayam, tidak mudah kotor terkena feses ayam, mudah digapai oleh ayam, tempat pakan haruslah cukup sehingga tidak terjadi perebutan pakan, dan praktis. Sedangkan untuk tempat minum terdiri dari 2 jenis, tempat minum manual dan otomatis. Tempat minum manual adalah tempat minum yang pengisiannya dilakukan secara manual setiap kali habis. Tempat minum harus selalu dicuci saat pengisian air untuk menjaga kebersihan dan kesegaran air minum. Tempat minum otomatis biasa terbuat dari bahan plastik, warnanya putih dengan berbagai kapasitas air. Tempat air minum otomatis adalah tempat minum yang secara otomatis terisi secara otomatis dari air yang dialiri dari selang yang berasal dari penampungan air. Ketinggian tempat minum sebaiknya setinggi bahu ayam agar mudah dicapai. Tempat minum yang terbuat dari plastik berwarna merah dengan ukuran tinggi 350 cm dan berat 536–558 gram berkapasitas 1.300 ml. Tempat minum ini harus dilakukan pencucian 2 kali pada pagi dan sore hari, untuk menjaga kesegarannya. Tempat minum otomatis biasa digunakan pada ayam yang berumur 14 hari sampai panen.

Peralatan selanjutnya adalah pemanas kandang, kita ketahui bahwa kenyamanan ternak sangat tergantung pada kondisi cuaca sekitar. Karena sistem pengatur suhu ayam belum mampu bekerja secara optimal pada awal kehidupan, agar stress tidak terjadi maka pemanas perlu digunakan pada kandang. Karena ketika terjadi penurunan suhu pada ayam, ayam dapat mengalami strees yang berakibat terjadi gangguan metabolisme tubuh seperti penyerapan kuning telur tidak maksimal sehinga pertumbuhan ayam menjadi terganggu. Ada berbagai jenis pemanas yang dapat diguanakan, seperti pemanas gas (gasolek), semawar dan pemanas dari kayu. Pemanas gas biasanya menggunakan LPG sebagai bahan bakar, selain mudah dirancang. Keunggulan dari pemanas ini adalah panas yang dihasilkan cukup, stabil, dan tidak menimbulkan polusi udara (asap). Semawar sendiri hanya memanfaatkan kompor atau tungku seperti yang digunakan oleh penjual mie keliling. Dahulu menggunakan minyak tanah, namun kini sudah menggunakan gas LPG. Pengadaan semawar memang lebih murah jika dibandingkan dengan pemanas gas modern. Tapi kelemahannya adalah nyala api sangat riskan terjadi kebakaran. Selain itu, tudung/payung sebagai pemfokus panas mudah rusak, sehingga banyak panas yang terbuang percuma, pembororsan gasn dan pergantian alat relatif sering dilakukan. Pemanas kayu merupakan cara tradisional, pengadaannya memang murah dengan menggunakan tong yang diisi dengan kayu bakar atau sekam, namun memiliki kekurangan karena suhu tidak bisa dikontrol, menimbulkan asap yang berbahaya bagi ayam karena menimbulkan gangguan pernafasan.

Pencegahan Penyakit Pilek snot coryza pada Ayam

Penyakit pilek pada ayam dikenal dengan influenza ayam, nama lain dari penyakit tersebut adalah penyakit Infectious Coryza atau Snot. Penyakit ini ditemukan pada ayam ras pada semua umur, namun lebih sering pada umur 14 minggu. Pilek biasa timbul pada musim penghujan atau ada kaitannya dengan kondisi lingkungan kandang yang dingin dan lembab, selain itu penyakit ini muncul pada pergantian musim. Penyakit Snot disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum. Pilek pada ayam dapat menyebar secara cepat melalui makanan, minuman dan udara. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan, ayam yang terserang harus langsung dipindahkan ke kandang khusus karantina.

Selain melakukan pencegahan tersebut anda juga harus memberikan suplemen kepada ayam yang akan memacu pertumbuhan dan ketahanan tubuh ayam. Produk Vitamax sangat cocok digunakan karena dapat mengurangi stres lingkungan dan meningkatkan ketahanan tubuh sehingga mengurangi kematian, mampu memperpanjang masa produksi telur dan mempercepat pertumbuhan ayam, meningkatkan daya cerna sehingga FCR akan menurun.

Ternak ayam yang terserang Snot akan menunjukkan gejala-gejala diantaranya : pada daerah mata mengeluarkan cairan, ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya terlihat turun, keluar lendir dari hidung berwarna kuning kental, ayam bersin-bersin dan mengguncangkan kepalanya, ayam mengorok dan susah bernafas, nafsu makan turun dan pertumbuhannya menjadi lambat, pernafasan cepat, sering kali dibarengi dengan diare dan ayam dapat menjadi kerdil.

Untuk mencegah Pilek ayam bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang yang baik. Tentunya dengan selalu menjaga kebersihan kandang. Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah akan memicu serangan penyakit Snot. Selain itu penting dilakukan vaksinasi Coeryza untuk mencegah penyakit Snot. Hindarkan pula memelihara ayam dengan umur yang berbeda dalam satu kandang. Oleh sebab itu, anda perlu menggunakan Imunomax yang merupakan immune activator yang dibuat dari kombinasi 3 komponen pertahanan (Mannan Oligosaccharides, Beta Glucans, dan Chitosan) yang diperlukan untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan mikotoksin. Dan Imunomax sangat dianjurkan digunakan pada lingkungan yang memiliki cuaca cukup ekstrim dan kandang yang lembab. Dengan penggunaan Imunomax yang teratur dapat menekan ayam yang sakit di peternakan anda. Dan memiliki timbal balik terhadap produksi yang maksimal serta keuntungan yang maksimal pula.

Penyakit Akibat Imunosupresi

Gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh beberapa faktor yang bersifat imunosupresi (faktor penekan respon kekebalan tubuh) mungkin menjadi suatu contoh yang paling representatif belakangan ini. Akibat bruruknya sistem kekebalan tubuh, maka akan muncul beragam kasus infeksius yang sangat bervariasi dan cenderung bersifat kompleks yang berulang-ulang. Sistem kekebalan atau imunitas merupakan suatu mekanisme yang digunakan dalam tubuh ayam sebagai pelindung terhadap bahaya yang timbul oleh pengaruh dari lingkungan sekitar. Ada beberapa faktor yang menekan fungsi sistem kekebalan tubuh ayam yang menyebabkan imunosupresif. Perkembangan organ limfoid yang sub optimal akan menyebabkan terjadinya imunosupresi.

Penyebab imunosupresif antara lain oleh stress intrinsik dan ekstrinsik, defisiensi dan ketidakseimbangan nutrisi, penyakit menular dan metabolit mikroorganisme. Imunosresif dapat dilihar dari respon terhadap vaksinasi yang tidak optimal, ayam peka terhadap berbagai infeksi, mudah sakit, respon pengobatan buruk, seolah obat tidak manjur, dan organ limfoid mengecil seperti thymus dan bursa fibricus. Sedangkan organ lain yang berfungsi dalam sistem kekebalan adalah limfa, lempeng peyer pada mukosa usus, tonsil sekalis, struktur limfoid sepanjang saluran pernafasan, kelenjar harder dan konjungtiva mata. sedangkan penyakit yang merusak struktur dan organ limfoid primer adalah gumboro, mareks, mikotoksikosis, infeksi reovirus, infeksi chicken anemia, dan infeksi ALVJ. Dan penyakit yang dapat merusak organ limfoid sekunder adalah Newcastle Disease, Avian Influenza, Swollen Head Syndrom, Infeksius Bronchitis, Infeksius, Laryngotracheitis, pox bentuk basah, aspergilosis, koksidiosis, kolera unggas, salmonellosis, helmintiasis, mikoplasmosis, snot, dan kolibasilosis.

Sudah menjadi peribahasa lama, bahwa pencegahan penyakit lebih baik dari pada pengobatan. Praktek pencegahan yang baik diilustrasikan seperti sebuah rantai sepeda yang bekerja dengan baik apabila kesulurhan bagiannya menyatu. Praktek pencegahan penyakit pada peternakan ayam dapat dibagi beberapa bagian antara lain : pencegahan stress ayam, manajemen pemliharaan yang baik, kualitas dan suplai air minum, test serologi, sanitasi, vaksinasi, pencegahan parasit, dan pengendalian polutan. Masalah imunosupresi yang berkaitan dengan upaya penanganan dan kontrol penyakit harus dapat diatasi dengan serius karena hal itu dapat mengganggu pengebalan dan konsep optimalisasi kesehatan ayam yang telah disusun dengan baik.

Tanggulangi Bahaya CRD pada ayam broiler anda

Kondisi lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab munculnya CRD di lapangan. Perubahan cuaca akhir-akhir ini menjadi indikator munculnya berbagai penyakit. Pertumbuhan populasi unggas semakin banyak dari tahun ke tahun walaupun ada berbagai kendala yang dihadapi. Kendala yang dihadapi oleh peternak rakyat adalah berbagai macam penyakit yang menyerang, salah satunya adalah CRD (Chronic respiratory disease). Kejadian CRD pertama kali muncul dan dilaporkan oleh Richey dan Dirdjosoebroto tahun 1965. Crd menyerang sistem kekebalan tubuh, dan merugikan bagi peternak. Sehingga ayam yang terserang gagal memperoleh imunitas yang diperoleh dari vaksinasi. Selain itu, ayam yang terinfeksi memiliki sifat karier sehingga wilayah peternakan tersebut menjadi daerah endemik.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum ini masih tersebar luas sampai saat ini. Kerugian ekonomi yang ditimbulkan bukan dikarenakan kematian yang tinggi melainkan oleh terhambatnya kenaikan bobot badan pada ayam potong, turunnya nilai jual ayam, produksi telur menurun pada ayam petelur, naiknya konversi pakan dan tingginya biaya pengobatan. Morbiditas penyakit dapat mencapai 100% tetapi angka kematian (mortalitas) rendah kecuali terjadi infeksi sekunder. Kejadian berulang pada CRD berawal dari sistem pemeliharaan yang tidak tepat. Kualitas DOC yang buruk akan membuat ayam rentan terhadap penyakit, penyakit pernafasan terjadi karena suplai oksigen yang kurang memadai di lokasi peternakan.

Untuk meningkatkan imunitas dari ayam yang anda pelihara, kami memiliki produ bernama Imunomax yang berguna mengaktifkan sistem imun ayam sehingga ayam memiliki daya tahan terhadap penyakit, fungsi lainnya adalah menghambat pertumbuhan bakteri patogen, mengikat mikotoksin yang ada selama penyimpanan pakan, menjaga dan memelihara vili usus untuk penyerapan nutrisi yang optimal dan mengembalikan keseimbangan mikroflora saluran pencernaan. Namun, jika CRD masih muncul pada peternakan yang anda kelola, ada produk MAX-X yang merupakan obat CRD, ngorok, cekrek dan juga snot yang ampuh dan telah terbukti mampu mematikan sumber pathogen penyebab ngorok. MAX-X bekerja langsung pada sumber infeksi pada saluran pernapasan unggas yang terserang bakteri/pathogen jahat.

untuk info order MAXX anda bisa menghubungi 085743647769

 

Langkah Mencegah Ngorok / cekrek / CRD pada ayam broiler

ayam broilerPenyakit ngorok atau Chronic Respiratory Disease (CRD) komplek adalah penyakit yang populer pada peternakan ayam broiler maupun petelur karena pengobatannya yang sulit dan menyebabkan kerugian yang besar dengan rendahnya pertumbuhan, tingginya FCR, dan tingginya mortalitas (angka kematian).

Sedikit tips, Ngorok atau CRD merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran pernafasan sehingga kualitas udara harus benar-benar dijaga. Untuk menghindari penyakit ini lingkungan kandang harus bersih segar dan tidak pengap dan tidak lembab, kepadatan kandang harus menjadi perhatian agar sirkulasi udara lancar, suhu kandang dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan, memilih bibit unggul yang sudah terpercaya, menyediakan air minum yang bersih, melakukan biosecurity kandang dan sekitarnya, memberikan suplemen yang mempercepat respon pengobatan.
Salah satu cara mencegah ngorok / cekrek pada ayam anda adalah menghilangkan sumber terjadinya ngorok seperti yang telah diuraikan diatas, ada juga Cara mengatasi penyakit CRD dengan memberikan suplemen untuk meningkatkan imunitas (pertahanan tubuh) untuk melawan infeksi penyakit serta mencegah masuknya penyakit serta mencegah masuknya penyakit lainnya saat kondisi ayam lemah.

Akan tetapi jika kita hanya memfokuskan diri pada upaya pengobatan saja tanpa berusaha mencari sumber masalah maka bersiap-siaplah untuk musibah yang lebih besar yaitu kejadian CRD yang berulang setiap periode pemeliharaan dan resistensi antibiotik. Untuk meningkatkan imunitas unggas yang anda pelihara, kami menawarkan produk yang bernama Imunomax yang merupakan immune activator yang dibuat dengan 3 komponen pertahanan (Mannan Oligosaccharides, Beta Glucans, dan Chitosan) yang dibutuhkan unggas untuk menambah daya tahan terhadap penyakit dan mikotoksin. Fungsi Imunomax berguna untuk meningkatkan imunitas, mengikat mikotoksin, menghambat pertumbuhan bakteri patogen terutama Salmonella dan e. Coli, memelihara vili-vili usus untuk penyerapan nutrisi optimal sehingga FCR rendah, dan mengembalikan keseimbangan mikroflora usus saluran pencernaan.Untuk meningkatkan kinerja IMunomax anda bisa menambahkan Suplemen Vitamax yang berfungsi meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan stres lingkungan, meningkatkan pertumbuhan, daya cerna, dan efisiensi pakan.

Tetapi jika upaya-upaya pencegahan yang telah anda lakukan masih saja terjadi ngorok/ cekrek akibat CRD pada ayam broiler anda bisa menggunakan produk MAX-X. MAX-X merupakan obat, CRD, Ngorok dan Snot dan telah terbukti ampuh dalam mematikan sumber patogen penyebab ngorok. Efektif menghilangkan lendir pada saluran pernafasan. MAX-X bekerja langsung pada sumber infeksi pada saluran pernafasan unggas yang terserang bakteri patogen. Aplikasi MAX-X adalah disemprot kabut langsung kea yam broiler yang ada indikasi ngorok.

INFO PEMESANAN MAXX: 085743647769