Cegah Snot Ayam

ayam snotPenyakit snot memiliki banyak nama lain seperti influenza ayam, infectious coryza dan pilek ayam. Pilek biasa timbul pada musim penghujan atau apabila kondisi lingkungan kandang yang dingin dan lembab, selain itu penyakit ini muncul pada pergantian musim. Penyakit Snot disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum. Pilek pada ayam dapat menyebar secara cepat melalui pakan, minun dan udara. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan, ayam yang terserang harus langsung dipindahkan ke kandang khusus karantina.

Untuk mencegah Pilek Ayam bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang yang baik. Tentunya dengan selalu menjaga kebersihan kandang. Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah akan memicu serangan penyakit Snot. Selain itu penting dilakukan vaksinasi untuk mencegah penyakit Snot. Hindarkan pula memelihara ayam dengan umur yang berbeda dalam satu kandang. Perlunya pemberian antibiotik secara berkala dapat membantu mencegah ayam tidak mudah terserang pilek. Vaksinasi snot juga harus dilakukan ketika ayam masih berumur 2 minggu, 1 bulan, 3 bulan dan menjelang usia dewasa.

Ternak ayam yang terserang Snot akan menunjukkan gejala-gejala diantaranya : pada mata mengeluarkan cairan, ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya terlihat turun, keluar lendir dari hidung berwarna kuning kental, ayam bersin-bersin dan mengguncangkan kepalanya, ayam mengorok dan susah bernafas, nafsu makan turun dan pertumbuhannya menjadi lambat, pernafasan cepat, sering kali dibarengi dengan diare dan ayam dapat menjadi kerdil. Sedangkan perubahan pasca mati pada ayam yang terserang adalah selaput lendir hidung dan sinus mengalami peradangan yang akut, peradangan katar pada selaput mata, busung bawah kulit pada muka dan tulang, radang paruh dan radang kantung udara.

Oleh karena itu penyakit ini perlu dicegah dengan pemberian suplemen vitamin dan anbiotik yang tepat sehingga tidak menimbulkan kerugian yang besar. Ada vitamin yang kami anjurkan yakni Vitamax yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam terhadap penyakit dan stres lingkungan, meningkatkan daya cerna, mempercepat pertumbuhan, menambah bobot badan dan produksi telur. Sedangkan antibiotik yang kami anjurkan adalah Imunomax yang dapat menambah ketahanan tubuh, menghambat pertumbuhan bakteri patogen, dan mengikat mikotoksin yang terbentuk selama proses penyimpanan pakan.

Jika langkah pencegahan diatas masih saja snot / coryza datang maka alangkah baiknya anda aplikasikan MAXX. MAXX obat ngorok / cekrek / CRD/ SNOT yang efektif atasi snot pada sumber infeksi. Dengan aplikasi semprot kabut dirasa lebih efektif dibanding dengan aplikasi minum karena tidak melalui mekanisme disaluran pencernaan terlebih dahulu.

info pemesanan produk : 085743647769

2 thoughts on “Cegah Snot Ayam”

  1. Untuk ayam broiler pencegahan snot ini spt apa ya? klo kita vaksin kan muahal, lagian umur panen hanya di sekitar 33 hari. Tadi diterangkan bahwa penyebab snot adalah karena kelembaban yang tinggi. Mungkin ini berhubungan dengan kadar amoniak yang meningkat akibat sekam/bawah kandang yang basah? Jadi sebenarnya kasus ini di broiler bisa dicegah dengan membuat area bawah kandang kering? dengan membuat drainase, menabur zeolit/kapur & atau memasang kipas di bawah kandang (kandang panggung) sehingga kelembeban berkurang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *