Hama Kepinding Dan Cara Pencegahannya Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayambroiler.com – pada hari-hari tertentu, permintaan akan hasil ternak ayam bisa meningkat tajam. Hal ini sudah tidak lagi menjadi hal yang baru di masyarakat mengingat kebutuhan masyarakat akan hasil ternak ayam ini memang mengalami peningkatan pada hari-hari tersebut. Kita sudah tidak lagi kaget ketika melihat adanya pemberitaan tentang penjual yang sukses menjual hasil ternak ayam hingga ludes hanya dalam waktu setengah hari atau bahkan bisa lebih cepat. Hal tersebut tentu menjadi kabat gembira bagi para peternak ayam karena hasil ternak yang mereka hasilkan banyak diminati masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut juga menjadi pemacu semangat bagi mereka karena tantangan untuk bisa memproduksi hasil ternak dalam jumlah yang banyak sudah didepan mata.

Memproduksi ayam dalam jumlah yang banyak menjadi salah satu cara agar produksi ayam bisa lebih banyak dari pada biasanya. Akan tetapi siapa sangka cara tersebut terkadang juga menemui jalan buntu dan bisa mengakibatkan kerugian usaha yang tidak diinginkan. Adapun penyebab kerugian usaha tersebut salah satunya adalah penyakit atau hama. Penyakit memang memiliki peran yang cukup besar yang mengakibatkan kerugian ekonomis apabila peternak tidak jeli dan segera melakukan tindakan yang tepat. Dan penyakit yang menjangkiti ayam biasanya berasal dari berbagai jenis hama salah satunya hama kepinding.

Kepinding termasuk dalam kelompok hama yang berpotensi menyerang peternakan ayam. Terdapat jenis kepinding tertentu yang telah ditemukan di lingkungan peternakan ayam dan memiliki jumlah yang paling banyak. Jenis kepinding tersebut adalah dari golongan spesies cimex lectularius, famili cimicidea dan ordo hemiptera. Dalam bahasa kita, kepinding ini juga sering disebut dengan nama kutu busuk dan dikenal dengan kebiasaannya menghisap darah hewan berdarah panas. Selain bisa menyerang kelompok unggas seperti ayam, kepinding tersebut sebenarnya juga bisa menyerang berbagai jenis mamalia. Adapun contoh kasus yang banyak ditemukan adalah di berbagi negara yang memiliki iklim sedang dan subtropis. Sedangkan untuk kasus yang terjadi di daerah tropik dan subtropik, jenis kepinding yang ditemukan menyerang unggas adalah kepinding dari jenis cimex hemipterus dan cimex boueti.

Satu hal yang menarik dari kepinding ini adalah kebiasaannya untuk menyerang ayam hanya pada malam hari saja, dan jarang ditemukan kasus kepinding menyerang ayam pada siang hari. Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi mereka para peternak agar lebih waspada terhadap hama yang satu ini. Seperti yang dijelaskan diawal, hama kepinding ini menyerang ayam dengan menghisap bagian tubuhnya yaitu berupa darah ayam. Hal ini dilakukan oleh kepinding dewasa yang beroperasi pada malam hari untuk menghisap darah ayam ketika ayam sudah tidur. Adapun kandang unggas yang paling banyak ditemukan hama ini adalah kandang ayam dan burung dara. Pada kandang ayam, hama kepinding tersebut bersembunyi di beberapa bagian kandang seperti dibawah retakan dinding, papan, maupun atap kandang.

Pencegahan terhadap hama kepinding sebaiknya dilakukan dengan optimal oleh peternak. Karena hama yang satu ini bisa mengakibatkan turunnya produksi ayam tetapi nafsu makan ayam justru cenderung meningkat. Hal ini tentu membuat pertumbuhan ayam menjadi tidak optimal. Adapun cara pencegahan terhadap hama kepinding adalah dengan cara penyemprotan pestisida yang tidak berlebihan pada tempat-tempat persembunyian hama kepinding tersebut. Selain itu, juga perlu dilakukan langkah sanitasi dan desinfeksi yang optimal agar kandang terjaga kebersihannya. Dan untuk mengoptimalkan produksi ayam, anda bisa memberi suplemen atau vitamin ayam berupa vitamax. Nah, bagi anda yang mau order vitamax, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Hama Kepinding Dan Cara Pencegahannya Pada Ayam Yang Diternakkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *