Kebutuhan Masa Brooding ayam broiler

Keberhasilan suatu peternakan ayam broiler sangat tergantung pada usaha yang dilakukan selama masa brooding, masa itu terjadi pada 2 minggu pemeliharaan pertama. Dimana pada masa brooding terjadi perkembangan sistem kekebalan tubuh (imunitas), saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Pada masa brooding, ayam akan mengalami perkembangan yang sangat cepat dan mencakup seluruh organ yang berfungsi bagi produktifitasnya. Hampir semua ransum yang dikonsumsi akan digunakan untuk pertumbuhannya. Karena pentingnya masa brooding dan berdampak pada pertumbuhan ayam selanjutnya, selayaknya pada masa ini ayam diberikan penanganan yang intensif. Kegagalan pada masa brooding akan menyebabkan pencapaian produktifitas yang optimal seperti potensi genetik yang akan dicapai.

Komponen kandang harus segera disiapkan 3 hari sebelum DOC datang, diantaranya adalah brooder atau pemanas itu sendiri. Hal ini penting karena perbedaan suhu ayam dengan lingkungan sekitar akan mengganggu proses metabolisme. Brooder yang baik harus mampu menghasilkan panas yang cukup, stabil dan terfokus. Hal perlu dipertimbangkan dalam pemilihan brooder adalah mudah dioperasikan, bahan bakar tersedia, aman, tidak menimbulkan asap, dan biaya pengadaannya terjangkau. Sedangkan chick guard berfungsi untuk melindungi anak ayam dari terpaan angin dan hewan liar. Tiap chick guard atau sekat dilengkapi dengan pemanas, tempat pakan dan minum serta tirai rangkap. Tempat pakan dan minum ayam yang disediakan haruslah sesuai dengan jumlah ayam yang ada. Selain itu, distribusi tempat pakan sebaiknya merata sehingga minimal 2/3 ayam dapat makan dalam waktu yang bersamaan. Litter yang digunakan harus dapat menyerap air dan feses sehingga kotoran cepat kering.

Untuk memenuhi kebutuhan ayam saat masa brooding, setelah ayam ditaruh pada kandang brooding berikan air gula 2-5 % dalam 1 liter air untuk mengganti energi yang hilang. Bersamaan dengan pemberian air minum, berikan ransum sedikit demi sedikit ke tempat pakan. Lakukan pemeriksaan konsumsi ransum dan air, 2-3 jam setelah pemberian ransum pertama dengan perabaan tembolok. Konsumsi ransum dikatakan baik bila minimal 75 % sampel DOC teraba kenyang. Suhu dan kelembaban harus terus dijaga seimbang, suhunya terus menurun semakin lama pemeliharaan. Ventilasi udara dikontrol agar ayam tetap baik yang akan mengurangi bau amonia, debu dan asap brooder. Pencahayaan harus ada, karena merupakan pemberi stimulasi yang kuat dalam meningkatkan produktifitas ayam. Jangan sampai terjadi Hipoksia yakni merupakan kekurangan oksigen yang berdampak terganggunya metabolisme tubuh ayam broiler dan memicu hidrops ascites.

Untuk memaksimalkan masa brooding ini anda juga disarankan untuk menambahkan suplemen vitamax dan Imunomax untuk mengawal pembelahan sel. Masa brooding adalah masa pembelahan sel pada ayam, dimasa ini pertumbuhan bobot ayam tidak begitu signifikan karena memang di masa brooding adalah masa pembelahan sel, jika masa pembelahan sel terjadi optimal maka selepas masa brooding pertumbuhan sel yang akan meningkatkan bobot ayam akan optimal juga.

untuk info order vitamax 085743647769

Facebook Comments

2 thoughts on “Kebutuhan Masa Brooding ayam broiler”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *