Mengenal Penyakit Ayam Histomoniasis Dan Cara Pencegahannya

Ayambroiler.com – beternak ayam merupakan salah satu jalan yang bisa diambil untuk memulai langkah bisnis sendiri. Kita tahu bahwa saat ini telah banyak orang yang tertarik untuk terjun di dunia bisnis dengan bidang bisnis apapun asalkan bisa memulai belajar bisnis dan meraih sukses dari bisnis yang dijalankannya. Memang ada banyak pilihan dalam dunia bisnis dan memilih usaha atau bisnis peternakan ayam bisa dikatakan sebagai pilihan yang cerdas dengan terbukanya pasar peternakan ayam ini. Dan satu hal yang penting adalah motivasi untuk memulai bisnis peternakan ayam tersebut. Salah satu motivasi yang membuat orang berpikir untuk memulai bisnis peternakan ayam ini adalah kesadaran untuk bekerja yang bisa menghasilkan di negeri sendiri, tanpa harus bekerja di negeri orang lain.

Bekerja di negeri orang mungkin memang menghasilkan uang yang banyak. Akan tetapi, selalu bergantung pada negeri orang mendorong orang untuk berpikir lagi dan memulai bisnis peternakan ayam. Peluang yang ditawarkan oleh bisnis atau usaha ternak ayam ini memang sudah terbuka lebar. Akan tetapi, tantangan yang dihadapi para peternak pun tidak bisa diremehkan begitu saja. Salah satu mengapa orang gagal berbisnis ayam adalah karena tidak bisa melewati tantangan pada bisnis tersebut. Nah, salah satu tantangan yang perlu dihadapi oleh para peternak adalah bebagai jenis penyakit ayam yang tidak jarang membuat ayam kurang produktif sehingga bisnis menjadi agak sendat.

Ada banyak jenis penyakit ayam, kali ini kita akan membahas salah satu penyakit ayam yang bernama histomoniasis. Penyakit ini termasuk dalam kelompok penyakit asal protozoa yang tidak hanya bisa menyerang ayam tetapi unggas lain seperti kalkun pun juga bisa terserang. Organ pada ayam yang terserang penyakit ini adalah beberapa organ seperti adanya foki nekrotik pada hati dan ulserasi pada sekum. Penyakit ini sudah tersebar di USA, sedangkan di indonesia sendiri penyakit ini bisa menyerang baik itu ayam ras maupun ayam bukan ras. Penyakit ini datang dari serangan protozoa histomonas meleagridis, yang bisa sampai ke ayam yang diternakkan melalui perantara cacing sekum heterakis gallinarum serta jenis cacing lainnya yang ada di lingkungan peternakan. Ada beberapa gejala yang ditimbulkan penyakit hidtomoniasis sebagi berikut.

  1. warna feses yang kekuning-kuningan tampak seperti belerang
  2. nafsu minum meningkat
  3. mata tertutup, mangantuk, kepala digantung mendekati badan
  4. pada kasus tertentu, bulu terlihat kusam
  5. bejalan dengan langkah yang kaku
  6. pada beberapa kasus, kulit di daerah kepala menjadi berwarna kebiru-biruan
  7. mortalitas biasanya rendah, tetapi pada beberapa kasus bisa mencapai 30%

Bila ayam yang diternakkan telah terjangkiti penyakit histomoniasis, maka langkah pengobatan harus segera dilakukan. Mengingat penyakit ini termasuk penyakit yang bisa menyebabkan mortalitas pada ayam. Untuk upaya pengobatan, penyakit ini bisa diobati dengan beberapa obat seperti nitrofuran dan nitromidazol. Pengobatan tersebut dilakukan dengan dosis yang rendah melalui pakan dalam waktu yang cukup panjang. Penting untuk mengobati, akan tetapi langkah pencegahan tentu tidak boleh dilupakan. Langkah pencegahan sangat dibutuhkan agar ayam yang diternakkan bisa terjaga dari penyakit ini dan dapat tumbuh dengan normal. Adapun langkah pencegahannya pun sebenarnya tidak begitu sulit. Yang utama adalah untuk menjaga ayam dari kontak langsung dengan cacing sekum dan cacing tanah pembawa penyakit ini. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menmaksimalkan lagi sanitasi dan desinfeksi kandang dan lingkungan sekitar ayam sehingga ayam terbebas dari penyebab penyakit. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx, anda bisa order dengan cara klik disini.

Facebook Comments

One thought on “Mengenal Penyakit Ayam Histomoniasis Dan Cara Pencegahannya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *