Mengenal Penyakit Ayam Infectious Coryza

Ayambroiler.com – beternak ayam broiler bukan lagi profesi asing di indonesia. Sudah banyak peternak ayam broiler yang menyebar di seluruh indonesia. Tetapi, dari sekian banyak peternak ayam broiler, belum tentu semuanya bisa sukses seperti yang diimpikan dulu ketika memulai. Namun, sebagai sesama pecinta ayam broiler, kami harapkan anda yang sedang membaca artikel ini termasuk diantara mereka yang sukses dalam beternak ayam broiler. Sebenarnya, sukses atau tidaknya beternak ayam broiler dipengaruhi banyak faktor. Bisa faktor orangnya itu sendiri, bisa juga faktor dari luar yang tidak diduga. Nah, salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam beternak ayam broiler adalah pengetahuan peternak akan penyakit ayam. Nah, kali ini kita akan membahas salah satu penyakit ayam yaitu penyakit ayam infectious coryza.

Sudah berapa lama anda beternak ayam broiler? Kalau anda sudah lama, mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan penyakit ayam infectious coryza ini. Tetapi, bagi anda yang masih pemula tentu masih bertanya-tanya tentang ini penyakit apa dan bagaimana efek bagi ayam yang kita ternakkan. Dan juga bagaimana cara untuk menanggulangi penyakit pada ayam broiler yang kita ternakkan ini. Sebenarnya penyakit ini sudah terkenal di kalangan para peternak ayam broiler. Iya, penyakit ini bisa menyerang ayam broiler yang kita ternakkan. Penyakit ini sering terjadi pada masa pergantian musim dan dikhawatirkan bisa menyebabakan meningkatnya angka kematian unggas. Oleh karena itu, penyakit yang satu ini perlu diketahui oleh mereka yang memiliki peternakan ayam broiler.

Untuk lebih mudah mengenali penyakit infectious coryza ini, anda bisa melihat dari gejala yang ditimbulkan oleh ayam. Berikut gejala yang biasa terjadi pada ayam yang terserang penyakit infectious coryza.

  1. Pembengkakan pada muka dan mata unggas
  2. Keluar lendir kental dan lengket dari rongga hidung unggas
  3. Biasanya kelopak mata menjadi lengket
  4. Unggas ngorok disebabkan getah radang dalam trachea dan bronchi
  5. Pernapasan menjadi cepat tidak normal
  6. Biasanya unggas juga menjadi diare dan kerdil

Itulah beberapa gejala yang biasanya ditemui pada ayam broiler apabila memang terkena penyakit berbahaya ini. Oleh karena itu, peternak harus jeli memperhatikan kesehatan dan penampakan fisik ayam di kandang agar terjaga dari penyakit yang satu ini.

Setelah mengetahui apa saja gejala yang bisa muncul pada ayam broiler yang terkena penyakit ini, maka langkah selanjutnya adalah untuk berusaha agar bisa menyembuhkan unggas agar tidak mati. Lebih parahnya lagi, penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang bisa menular ke unggas lain didekatnya. Oleh karena itu, apabila ditemukan ada unggas yang terkana penyakit ini, dengan segera unggas diobati atau kalau perlu dipisahkan dari kumpulan ayam lain yang masih sehat. Karena dikhawatirkan kalau dibiarkan berlama-lama akan menular ke ayam lainnya.

Nah, sebenarnya penyakit ini termasuk jenis penyakit yang sulit diobati, sehingga lebih baik dilakukan pencegahan diantaranya dengan cara berikut:

  • Menjaga kebersihan kandang
  • Memisahkan ayam yang sakit
  • Mengenakan kandang ke sinar matahari
  • Apabila ayam sudah mati, sebaiknya dikubur atau dibakar

Sedangkan untuk perlakukan dengan obat, anda bisa menggunakan obat maxx x. Obat yang satu ini dapat digunakan untuk menyembuhkan ayam dari penyakit yang ganas ini. Karena, maxx x ini cocok digunakan untuk mengobati penyakit ayam seperti infectious coryza ini. Dengan manggunakan obat ini, ayam broiler bisa disembuhkan dari penyakit ngorok dan cekrek ini. Nah, jika anda ingin membeli maxx x, anda bisa membeli di kami dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *