Mengobati Penyakit Pilek / Snot / Coryza pada Ayam

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Penyakit pilek / snot / coryza pada ayam dikenal dengan influenza ayam, nama lain dari penyakit tersebut adalah penyakit Infectious Coryza atau Snot. Penyakit pilek ayam alias SNOT ini disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum. Organisme penyebabnya ditemukan pertama kali pada tahun 1920 0leh Beach. Penyakit ini ditemukan pada ayam ras pada semua umur. Pilek biasa timbul pada musim penghujan atau ada kaitannya dengan kondisi lingkungan kandang yang dingin dan lembab,

selain itu penyakit ini muncul pada pergantian musim. Penyakit Snot disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum. Pilek / snot / coryza pada ayam dapat menyebar secara cepat melalui makanan, minuman dan udara. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan, ayam yang terserang harus langsung dipindahkan ke kandang khusus karantina.

ayam snot

Gejala Snot / Coryza

Ternak ayam yang terserang Snot akan menunjukkan gejala-gejala diantaranya : pada daerah mata mengeluarkan cairan, ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya terlihat turun, keluar lendir dari hidung berwarna kuning kental, ayam bersin-bersin dan mengguncangkan kepalanya, ayam mengorok dan susah bernafas, nafsu makan turun dan pertumbuhannya menjadi lambat, pernafasan cepat, sering kali dibarengi dengan diare dan ayam dapat menjadi kerdil.
Perubahan pasca mati pada ayam yang terserang adalah selaput lendir hidung dan sinus mengalami peradangan yang akut, peradangan katar pada selaput mata, busung bawah kulit pada muka dan tulang, radang paruh dan radang kantung udara.

Pencegahan Snot / Coryza

Untuk mencegah Pilek Ayam bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang yang baik. Tentunya dengan selalu menjaga kebersihan kandang. Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah akan memicu serangan penyakit Snot. Selain itu penting dilakukan vaksinasi Coryza untuk mencegah penyakit Snot. Hindarkan pula memelihara ayam dengan umur yang berbeda dalam kandang yang jarak berdekatan. Jika pemberian antibiotik (streptomycin dan sulfanilamida) kurang efektif mengatasi ayam broiler yang terserang pilek / SNOT / CORYZA anda bisa menggunakan MAX-X yang disemprot ke ayam broiler yang terindikasi SNOT / CORYZA. Untuk pengobatan tersendiri dapat menggunakan berbagai macam obat Namun MAX-X memiliki efektifitas yang tinggi membasmi langsung ke sumber infeksi.

Pengobatan Snot / Coryza

Selain dari menghilangkan sumber / penyebab Snot atau coryza ini, tentu ada baiknya kita juga melakukan pengobatan menggunakan obat yang memang terbukti Efektif. Max-X bisa menjadi pilihan anda, ketika preparat tetrasiklin, neomisin dan streptomisin, sulfadimetoksin dll tidak terbukti efektif mengatasi SNOT / CORYZA.

Sayangi investasi peternakan unggas anda dengan selalu menyediakan MAX-X untuk mengatasi gejala Cekrek / Ngorok jika sewaktu-waktu terjadi indikasi Ngorok. Supaya Infeksi tidak menyebar luas dan menghancurkan investasi anda. Miliki MAX-X sekarang juga!!

Info pemesanan MAXX: 085743647769

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Comments

Powered by Facebook Comments

4 thoughts on “Mengobati Penyakit Pilek / Snot / Coryza pada Ayam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>