Pengendalian Terhadap Penyakit Ayam Trikomoniasis

Ayambroiler.com – ayam merupakan salah satu unggas yang menurut habitat aslinya adalah unggas liar. Namun, saat ini ayam menjadi salah satu unggas yang bisa dipelihara di rumahan. Bahkan saat ini ayam telah menjadi salah satu unggas yang diternakkan dalam jumlah yang banyak. Hal ini tidak luput adalah karena hasil ternak ayam yang banyak di sukai masyarakat dan banyak dicari. Kita tahu bahwa hasil ternak ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik untuk dikonsumsi. Karena kesadaran masyarakat ini lah hasil ternak ayam mulai banyak dicari dan permintaannya banyak meningkat apalagi pada hari-hari tertentu. Hal ini lah yang juga menjadi salah satu faktor mengapa orang menyebutkan bahwa beternak ayam merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan.

Selain karena permintaan pasar yang banyak, usaha beternak ayam dapat dikatakan sebagai bisnis yang menjanjikan tidak lepas karena ayam merupakan unggas yang cara hidupnya bisa dipelajari sehingga bisa dioptimalkan dengan cara pemeliharaan secara intensif. Saat ini studi tentang ayam dan unggas pada umumnya telah membuahkan hasil dengan banyaknya ilmu yang bisa diterapkan pada peternakan ayam ini. Kita tahu bahwa ayam juga merupakan makhluk hidup yang membutuhkan perlakuan khusus agar bisa tumbuh dengan optimal dan pada akhirnya bisa menghasilkan hasil ternak yang berkualitas dan mampu memenuhi permintaan pasar yang banyak tersebut.

Kesehatan ayam merupakan salah satu bahasan yang harus dipelajari agar peternak bisa menjaga kesehatan ayam yang diternakkan. Karena kita tahu bahwa tidak jarang usaha ternak ayam bisa berakhir dengan kerugian hanya dikarenakan oleh satu hal yang bernama penyakit ayam. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu penyakit ayam yang bernama trikomoniasis. Penyakit trikomoniasis merupakan salah satu penyakit ayam yang disebabkan oleh protoa berflagela. Sebenarnya penyakit ini tidak hanya terjadi pada ayam saja, tetapi juga bisa terjadi ada unggas lain seperti kalkun dan burung dara. Penyakit ini sudah tersebar di berbagai dunia termasuk di indonesia yang meskipun dikhawatirkan terjadi pada ayam, justru kebanyakan terjadi pada burung dara. Penyakit ini harus segera ditindak lanjuti apabila telah menerang karena dikhawatirkan akan menular ke unggas lain jika dibiarkan.

Untuk mengetahui cara penangannan terhadap penyakit trikomoniasis ini, sebaiknya peternak juga tahu apa saja gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut. Berikut adalah gejala dari penyakit trikomoniasis tersebut.

  1. terdapat cairan mukoid dari mulut ayam
  2. leher ayam terlihat dijulurkan
  3. pernapasan melalui mulut dengan bau busuk keluar dari napas tersebut
  4. ayam menjadi terlihat depresi
  5. terjadi kelembahan umum pada ayam
  6. ayam mengalami diare encer yang berwarna kuning
  7. terjadi penurunan berat badan
  8. berpotensi kematian dalam waktu 2-3 hari

Potensi kematian pada ayam yang terkena penyakit ini memang berlangsung cukup cepat. Oleh karena itu, pengobatan harus segera dilakukan pada ayam yang terjangkiti. Salah satu obat yang dianjurkan untuk mengobati penyakit ini adalah dimetridazol dan nitrofuran. Sedangkan langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghidari terjadinya penularan penyakit ini baik secara langsung melalui unggas yang sudah terinfeksi maupun secara tidak langsung melalui pencemaran lingkungan sekitar. Langkah pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan manajemen dan pengamanan biologis yang ketat, khususnya pada langkah sanitasi maupun desinfeksi yang optimal pada lingkungan kandang. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx untuk langkah desinfeksi tersebut, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Pengendalian Terhadap Penyakit Ayam Trikomoniasis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *