Penyakit Pilek atau Snot pada Ayam

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

ayam snotPenyakit pilek pada ayam dikenal dengan influenza ayam, nama lain dari penyakit tersebut adalah penyakit Infectious Coryza atau Snot. Organisme penyebabnya ditemukan pertama kali pada tahun 1920 0leh Beach. Penyakit ini ditemukan pada ayam ras pada semua umur, namun lebih sering pada umur 14 minggu. Pilek biasa timbul pada musim penghujan atau ada kaitannya dengan kondisi lingkungan kandang yang dingin dan lembab, selain itu penyakit ini muncul pada pergantian musim. Penyakit Snot disebabkan oleh bakteri haemophilus galloinarum. Pilek pada ayam dapat menyebar secara cepat melalui makanan, minuman dan udara. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan, ayam yang terserang harus langsung dipindahkan ke kandang khusus karantina.

Ternak ayam yang terserang Snot akan menunjukkan gejala-gejala diantaranya : pada daerah mata mengeluarkan cairan, ayam terlihat mengantuk dengan sayapnya terlihat turun, keluar lendir dari hidung berwarna kuning kental, ayam bersin-bersin dan mengguncangkan kepalanya, ayam mengorok dan susah bernafas, nafsu makan turun dan pertumbuhannya menjadi lambat, pernafasan cepat, sering kali dibarengi dengan diare dan ayam dapat menjadi kerdil.

Perubahan pasca mati pada ayam yang terserang adalah  selaput lendir hidung dan sinus mengalami peradangan yang akut, peradangan katar pada selaput mata, busung bawah kulit pada muka dan tulang, radang paruh dan radang kantung udara.

Untuk mencegah Pilek Ayam bisa dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang yang baik. Tentunya dengan selalu menjaga kebersihan kandang. Kandang sebaiknya terkena sinar matahari langsung sehingga mengurangi kelembaban. Kandang yang lembab dan basah akan memicu serangan penyakit Snot. Selain itu penting dilakukan vaksinasi Coeryza untuk mencegah penyakit Snot. Hindarkan pula memelihara ayam dengan umur yang berbeda dalam satu kandang. Perlunya pemberian antibiotik (streptomycin dan sulfanilamida) secara berkala dapat membantu mencegah ayam tidak mudah terserang pilek. Vaksinasi (corryta naccin dan vaksin snot) juga harus dilakukan ketika ayam masih berumur 2 minggu, 1 bulan, 3 bulan dan menjelang usia dewasa. Untuk pengobatan tersendiri dapat menggunakan berbagai macam obat yang dijual di Poultry Shop

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

drh admin

Admin ayambroiler.com at Ajairu Indonesia
Semoga semua artikel yang kami tulis bermanfaat untuk kesuksesan kita semua, amiin

salam broiler

Comments

Powered by Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>