Tag Archives: manajemen ayam broiler finisher

Manajemen Pemeliharaan Ayam broiler Finisher

peralatan kandang ayam broilerPada masa akhir pemeliharaan (finisher), perlu dilakukan pergantian pakan karena kebutuhannya berbeda dengan ayam fase starter. Pergantian pakan yang dilakukan haruslah secara bertahap, pada hari ke 1 pakan yang digunakan adalah ¾ starter + ¼ finisher, pada hari ke 2 pakan yang digunakan ½ starter + ½ finisher, hari ke 3 pakan yang digunakan ¼ starter + ¾ finisher, dan pada hari ke 4 seluruh pakan yang digunakan adalah pakan finisher.

Pada saat pemberian pakan, pastikan jumlah dan rasio tempat pakan dan tempat minum telah terpenuhi. Untuk kandang berukuran 5 – 7 m, lajur tempat pakan dan tempat minum masing-masing adalah 4 lajur dan untuk lebar kandang 8 – 10 m, lajur tempat pakan dan tempat minum masing masing adalah 5 jalur. Pada daerah pemeliharaan yang memiliki iklim panas, pakan sebaiknya diberikan pada temperatur yang tidak terlalu panas seperti pada pagi dan sore hari. Pakan diberikan minimal 2 kali sehari dengan perbandingan pagi dan sore 40% : 60%. Jika pakan dirasa kurang dapat ditambahkan. Pada siang hari tempat pakan dapat dinaikkan agar ruang gerak ayam lebih banyak dan dapat mengurangi panas, tetapi tetap pada jangkauan ayam. untuk meningkatkan feed intake ayam di malam hari, perlu dilakukan upaya membangunkan ayam minimal 5 kali dalam semalam.

Ayam broiler dapat dipanen mulai umur 35 hari, dan mencapai berat badan rata-rata sekitar 1,8 kg. Sebelum pemanenan dilakukan, tempat pakan diksongkan terlebih dahulu, sedangkan air minum tetap diberikan agar ayam terhindar dari degradasi. Untuk persiapan perjalanan panjang lebih dari 100 km, perlu diberikan air gula 5% untuk mengurangi susut bobot badan. Penangkapan ayam dilakukan dengan hati-hati, ayam ditangkap pada bagian kaki untuk menghindari memar pada bagian dada dan paha. Untuk mencegah patah pada bagian bawah kaki karena ayam meronta dengan gerakan sayap, persendian bawah kaki harus dipegang erat-erat. Ayam yang belum dipanen tetap harus dijada dengan baik agar konsumen tidak kecewa dengan kualitas ayam. Dan hindari penangkapan ayam saat udara berada pada suhu yang panas.