Tag Archives: masa brooding ayam broiler

Kebutuhan Masa Brooding ayam broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Keberhasilan suatu peternakan ayam broiler sangat tergantung pada usaha yang dilakukan selama masa brooding, masa itu terjadi pada 2 minggu pemeliharaan pertama. Dimana pada masa brooding terjadi perkembangan sistem kekebalan tubuh (imunitas), saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Pada masa brooding, ayam akan mengalami perkembangan yang sangat cepat dan mencakup seluruh organ yang berfungsi bagi produktifitasnya. Hampir semua ransum yang dikonsumsi akan digunakan untuk pertumbuhannya. Karena pentingnya masa brooding dan berdampak pada pertumbuhan ayam selanjutnya, selayaknya pada masa ini ayam diberikan penanganan yang intensif. Kegagalan pada masa brooding akan menyebabkan pencapaian produktifitas yang optimal seperti potensi genetik yang akan dicapai.

Komponen kandang harus segera disiapkan 3 hari sebelum DOC datang, diantaranya adalah brooder atau pemanas itu sendiri. Hal ini penting karena perbedaan suhu ayam dengan lingkungan sekitar akan mengganggu proses metabolisme. Brooder yang baik harus mampu menghasilkan panas yang cukup, stabil dan terfokus. Hal perlu dipertimbangkan dalam pemilihan brooder adalah mudah dioperasikan, bahan bakar tersedia, aman, tidak menimbulkan asap, dan biaya pengadaannya terjangkau. Sedangkan chick guard berfungsi untuk melindungi anak ayam dari terpaan angin dan hewan liar. Tiap chick guard atau sekat dilengkapi dengan pemanas, tempat pakan dan minum serta tirai rangkap. Tempat pakan dan minum ayam yang disediakan haruslah sesuai dengan jumlah ayam yang ada. Selain itu, distribusi tempat pakan sebaiknya merata sehingga minimal 2/3 ayam dapat makan dalam waktu yang bersamaan. Litter yang digunakan harus dapat menyerap air dan feses sehingga kotoran cepat kering.

Untuk memenuhi kebutuhan ayam saat masa brooding, setelah ayam ditaruh pada kandang brooding berikan air gula 2-5 % dalam 1 liter air untuk mengganti energi yang hilang. Bersamaan dengan pemberian air minum, berikan ransum sedikit demi sedikit ke tempat pakan. Lakukan pemeriksaan konsumsi ransum dan air, 2-3 jam setelah pemberian ransum pertama dengan perabaan tembolok. Konsumsi ransum dikatakan baik bila minimal 75 % sampel DOC teraba kenyang. Suhu dan kelembaban harus terus dijaga seimbang, suhunya terus menurun semakin lama pemeliharaan. Ventilasi udara dikontrol agar ayam tetap baik yang akan mengurangi bau amonia, debu dan asap brooder. Pencahayaan harus ada, karena merupakan pemberi stimulasi yang kuat dalam meningkatkan produktifitas ayam. Jangan sampai terjadi Hipoksia yakni merupakan kekurangan oksigen yang berdampak terganggunya metabolisme tubuh ayam broiler dan memicu hidrops ascites.

Untuk memaksimalkan masa brooding ini anda juga disarankan untuk menambahkan suplemen vitamax dan Imunomax untuk mengawal pembelahan sel. Masa brooding adalah masa pembelahan sel pada ayam, dimasa ini pertumbuhan bobot ayam tidak begitu signifikan karena memang di masa brooding adalah masa pembelahan sel, jika masa pembelahan sel terjadi optimal maka selepas masa brooding pertumbuhan sel yang akan meningkatkan bobot ayam akan optimal juga.

untuk info order vitamax 085743647769

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Brooding Ayam Broiler

promo ayambroiler 2 photo promoweb2_zps82939340.jpg

Pada ayam pedaging, masa brooding merupakan periode pemeliharaan dari DOC hingga umur ayam 14 hari dengan menggunakan pemanas buatan untuk menjaga kondisi ayam tetap nyaman. Masa brooding berpengaruh pada pada performance ayam broiler pada fase pemeliharaan berikutnya. Kesalahan pada masa brooding seringkali berakibat negatif pada pertumbuhannya dan seringkali tidak bisa dipulihkan. Untuk meminimalisir kegagalan sistem brooding, perlu diperhatikan suhu efektif. Selama ini peternak terpaku pada pencapaian suhu maksimal saja. Kita perlu mengetahui suhu efektif yang benar-benar dibutuhkan ayam. Berbeda dengan suhu terukur, suhu efektif adalah suhu yang benar-benar dirasakan ayam dan sangat bergantung pada kelembaban relatif.

Membicarakan kombinasi suhu dan kelembaban relatif (%RH), maka kita kan bicara tentang Heat Stress Index. Heat Stress Index merupakan suatu index yang menjadi ukuran tingkatan dimana ayam masih dapat beradaptasi atau tidak terhadap kondisi cuaca. Heat stress yang ditolerir oleh ayam adalah 160, artinya apabila angka melebihi 160 akan mengalami megap-megap. Dan bila angka heat stress dibawah 160 ayam masih dapat beradaptasi.

Pada masa brooding, terjadi peralihan kekebalan pasif yang berasal dari induk ke kekebalan aktif milik anak ayam. Kekebalan pasif berasal dari penyerapan kuning telur selama periode pengeraman dan beberapa hari setelah menetas. Kekeblan pasif sangat ampuh untuk mencegah infeksi pada ayam, namun jangka waktunya pendek. Oleh karena itu, diperlukan kekebalan aktif. Terbentuknya kekbalan aktif dalam tubuh anak ayam akan berdampak pada perkembangan optimal dari organ-organ seperti limpa, thymus, bursa fabricus, peyer patches dan sebagainya. Semetara sistem pencernaan mengalami perkembangan pesat ditunjukkan oleh organ pencernaan seperti lambung, tembolok, usus, hati, pankreas dan sebagainya baik pada ukuran maupun panjangnya. Untuk vili usus, perkembangan yang baik ditunjukkan dengan ukuran vili yang panjang, besar, jumlah banyak dan seragam.

Seiring pertambahan umur ayam, terjadi pertamabahan massa, tebal, dan panjang tulang. Pembentukkan kerangka tubuh yang optimal akan mampu menopang perkembangan organ lain. Selain itu akan menekan terjadinya afkir karena patah tulang atau kelumpuhan. Ayam tidak mampu mengatur suhu tubuhnya selama 5 hari pertama dan belum optimal mengatur suhu selama umur 2 minggu. Oleh karena itu, kondisi brooding yang baik akan membuat ayam nyaman dan perkembangan optimal. Kunci utama dari brooding ayam ada 3 fase, yakni persiapan kandang, penyambutan DOC, dan manajemen brooding yang benar.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter