Tag Archives: vaksinasi pada ayam

Reaksi Setelah Vaksinasi Wajar?

Setelah vaksin dimasukkan ke dalam tubuh ayam, sudah tentu vaksin akan langsung bekerja untukmemacu sistem kekebalan tubuh memproduksi titer antibodi. Mekanisnyapun berbeda antara vaksin aktif dan inaktif. Vaksin aktif akan bekerja dengan memperbanyak diri terlebih dulu sebelum menuju organ limfoid. Sedangkan pada vaksin inaktif, mikroorganisme vaksin akan langsung menuju organ limfoid untuk menstimulasi pembentukkan titer antibodi. Sehingga tidak ada reaksi setelah vaksinasi dilakukan. Dengan kata lain, vaksinasi reaksi post vaksinasi hanya ditemukan pada vaksin aktif. Meski begitu, ayam biasanya kan stres akibat suntikan bila aplikasi dan handling ayam tidak tepat dilakukan oleh vaksinator.

Reaksi yang merugikan mungkin saja terjadi akibat pembentukkan respon kekebalan tubuh ayam. Reaksi yang timbul dapat berupa reaksi lokal maupun umum. Reaksi lokal diantaranya adalah mata berair, bengkak pada bagian muka, ayam menggosokkan muka pada punggung, menggoyangkan kepalanya, maupun kerusakan jaringan pada daerah bekas injeksi. Sementara gejala umum yang sering terjadi demam dan penurunan produksi. Kerusakan jaringan lebih sering terjadi pada pemberian vaksin inaktif pada bekas injeksi sebagai akibat dari reaksi adjuvant.

Walaupun merupakan hal yang wajar, namun dapat berbahaya bagi ayam broiler yang berada pada kondisi kurang sehat, strain mikroorganisme yang ganas, dosis yang berlebih, adanya faktor stres maupun kondisi kandang yang tidak nyaman. Kondisi tersebut dapat memicu reaksi setelah vaksinasi yang berlebihan. Bahkan dapat menurunkan nafsu makan, menghambat pertumbuhan maupun meningkatkan mortalitas.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah reaksi yang berlebihan, diantaranya pastikan ayam yang divaksin dalam keadaan sehat, karena ayam yang divaksin dalam keadaan tidak sehat akan menghasilkan titer antibodi yang tidak protektif dan memperparah kondisi ayam dan tentu saja muncul reaksi yang berlebihan, dosis vaksin yang diberikan harus sesuai dengan yang tertera pada leaflet dan setiap ayam harus diberi dosis yang sama karena dosis vaksin aktif yang tidak sama akan memicu rolling reaction yang merupakan reaksi post vaksinasi meningkat dan bertahan lama, kondisi lingkungan nyaman dengan sirkulasi udara dan amonia yang rendah, keberadaan bibit penyakit harus dikurangi, faktor immunosupresive diminimalkan terjadi karena stres, mikotoksin, marek, berikan vitamin seperti VITAMAX pada ayam yang anda pelihara karena dapat meningkatkan stamina ayam dan mampu menekan stres akibat vaksinasi.

Pentingnya Vaksin dan Vitamin untuk Ayam

vaksinasi pada ayamJenis penyakit pada ayam baik ayam broiler maupun jenis ayam lain memang beraneka ragam, namun yang tergolong berbahaya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Diluar penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus digolongkan sebagai penyakit yang tidak berbahaya karena mudah disembuhkan, seperti penyakit jamur pada bagian kepala, parasit oleh cacing dan kutu, bubul pada telapak kaki, dan lainnya yang mudah diobati. Diantara penyakit yang disebabkan oleh bakteri adalah snot atau coryza, ngorok / CRD, berak kapur, dan kolera. Tingkat bahaya penyakit yang disebabkan oleh bakteri memang lebih ringan dibandingkan penyakit virus, karena seluruh jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri bisa dicegah dengan obat antibiotik.

Menskipun dapat disembuhkan, sebaiknya peternak harus mencegah terjangkitnya penyakit tersebut. Mencegah penyakit dengan vaksin jauh lebih mudah daripada harus mengobati ayam yang sudah terserang penyakit karena dapat mudah menular apalagi ayam yang dipelihara dalam skala besar. Vaksinasi pada ayam sangat diperlukan karena vaksinasi merupakan salah satu program pencegahan yang sangat efektif. Vaksinasi sendiri merupakan proses pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke dalam tubuh ayam untuk menstimulasi terbentuknya kekebalan tubuh terhadap penyakit. Dan yang paling penting sebelum melakukan vaksinasi, ayam harus dalam keadaan sehat apabila dalam keadaan sakit malah vaksinasi justru membahayakan ayam itu sendiri.

Selain penggunaan vaksin anda juga bisa menggunakan Imunomax yang merupakan immune activator yang membantu merangsang ketahanan tubuh ayam terhadap penyakit dan mikotoksin. Selain itu, Imunomax dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen, mengikat mikotoksin yang terbentuk selama penyimpanan pakan ayam, menjaga dan memelihara vili usus agar penyerapan nutrisi dapat optimal, serta menyeimbangkan mikroflora usus. Sedangkaan untuk vitamin ayam anda, dapat menggunakan Vitamax yang mengandung unsur-unsur penting untuk mendukung pertumbuhan, produksi, reproduksi, serta pemeliharaan status kesehatan ternak anda. Fungsi lain Vitamax adalah mempercepat pertumbuhan unggas, meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan stres lingkungan, meningkatkan daya tetas dan memperpanjang masa produksi telur, meningkatkan bobot badan dan jumlah produksi telur ayam anda.